Kecelakaan Maut Truk Pengangkut Batu: Tewaskan 4 Orang; Sopir Diperiksa Polisi

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 3 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Petugas mengevakuasi korban kecelakaan maut truk di Sukabumi. Foto: Dok. Basarnas
zoom-in-whitePerbesar
Petugas mengevakuasi korban kecelakaan maut truk di Sukabumi. Foto: Dok. Basarnas

Truk tronton mengangkut batu hilang kendali dan menimpa sebuah mobil di Jalan Sukabumi-Palabuhanratu, tepatnya di Kampung Cijarian, Desa Tonjong, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (8/2) pukul 14.00 WIB. Akibat kejadian itu, 4 orang yang berada di dalam mobil tewas.

Kasat Lantas Polres Sukabumi AKP Arif Saepul Haris menuturkan, kecelakaan bermula ketika kendaraan Mitsubishi Fuso F 8148 FZ yang dikemudikan Deden Sulaeman melaju dari arah Palabuhanratu ke Sukabumi.

Nahas, begitu tiba di tempat kejadian dengan kontur jalan lurus menurun, diduga pengereman truk tidak berfungsi sehingga truk melaju tidak terkendali.

"Setelah itu truk terguling ke sebelah kanan jalan dengan posisi ban kiri berada di atas dan kemudian menimpa kendaraan Isuzu Panther B 8644 HN yang dikemudikan oleh Panata membawa penumpang sebanyak 9 orang yang melaju dari arah berlawanan,” ujar Arif dalam keterangannya, Minggu (9/2).

Akibat kejadian tersebut, penumpang Isuzu Panther tewas dan mengalami luka-luka. Rincianya 5 luka ringan kemudian 4 penumpang tewas.

Mobil yang Tertimpa Truk Batu di Sukabumi Bawa Rombongan Wisatawan dari Jakarta

Petugas mengevakuasi korban kecelakaan maut truk di Sukabumi. Foto: Dok. Basarnas

Ternyata rombongan dari Jakarta ini merupakan wisatawan dan hendak berwisata ke wisata Pantai Palabuhanratu.

Informasi tersebut didapat dari rekan korban bernama Albani (20) yang juga saksi dari kecelakaan.

"Kami berangkat dari Jakarta dengan menggunakan satu mobil yang diisi oleh 10 orang dan 3 sepeda motor yang masing-masing ditumpangi 2 orang sehingga total rombongan dari Jakarta ke Palabuhanratu sebanyak 16 orang," kata Albani dikutip dari Antara, Minggu (9/2).

Albani menceritakan awal keberangkatan dari Jakarta hingga mengalami kecelakaan di Palabuhanratu. Mulanya, dia dan rekannya Nabila berencana mengisi libur akhir pekan ini dengan berwisata ke Pantai Palabuhanratu.

Setelah sepakat, akhirnya diputuskan untuk berangkat pada hari Sabtu menjelang siang. Tapi karena yang berangkat ke Palabuhanratu banyak, akhirnya dia dan lima rekannya memilih menggunakan tiga sepeda motor.

Sementara Nabila dan keluarganya menggunakan Panther berwarna biru dengan nomor B-8644-HN.

Ketika melintas di Jalan Raya Palabuhanratu-Sukabumi dari arah Sukabumi menuju Palabuhanratu, dia mengekor mobil yang ditumpangi rekannya sembari sesekali melihat kondisi arus lalu lintas dari arah Palabuhanratu.

Ketika berada di Tanjakan Pasirusuren, dia melihat truk tronton bermuatan pasir batu dengan nomor F-8148-FZ dalam kondisi oleng.

Nahas saat berpapasan atau kondisi truk sejajar dengan mobil, tiba-tiba truk tersebut terguling dan bak truk bermuatan sirtu menimpa Panther.

Identitas 4 Korban Tewas

Berikut daftar korban kecelakaan:

Korban Tewas

  • Panata (sopir Panther)

  • Wili Prayoga, warga Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur.

  • Arsa (balita 2 bulan), warga Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur.

  • Nyai Sumarnah, Warga Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi.

Korban Luka yang dirawat di RSUD Palabuhanratu

  • Eti Rohayati (51), warga Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur.

  • Dea Prasetya (4), warga Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur.

  • Jamilah (7), warga Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur.

  • Sri Priyani (26), warga Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur.

  • Nabila (18), warga Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur.

  • Yoyoh (80), Warga Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi.

Polisi Amankan Sopir Truk

Petugas mengevakuasi korban kecelakaan maut truk di Sukabumi. Foto: Dok. Istimewa

Polisi mengamankan sopir truk tronton yang terlibat kecelakaan dengan sebuah mobil hingga menyebabkan 4 orang tewas dan 6 orang luka-luka.

Sopir bernama Deden Sulaeman (44) warga Tangerang. Ia mengemudikan truk Mitsubishi Fuso F 8148 FZ bermuatan pasir batu.

“Sampai saat ini pengemudi dan unit kendaraan sudah diamankan oleh Satlantas Polres Sukabumi,” kata Kasat Lantas Polres Sukabumi AKP Arif Saepul Haris kepada kumparan, Minggu (9/2).

Polisi masih mengusut kasus ini. Sopir truk belum ditetapkan jadi tersangka.