Kedai Kopi di Bandung Disulap Jadi TPS

Sebuah kedai kopi di Kota Bandung bernama Abraham and Smith pada Rabu (17/4) akan disulap sementara menjadi TPS 02. Kedai kopi itu terletak di Jalan Tamblong Dalam, Kelurahan Kebon Pisang. Selain itu pemilik kedai pun akan membagikan kopi secara cuma-cuma kepada warga yang mencoblos.
Pantauan kumparan di TPS 02, ada beberapa orang yang terlihat lalu-lalang menyiapkan perlengkapan. Sementara itu, kursi-kursi berwarna merah serta meja yang akan digunakan untuk tempat mencoblos sudah tersusun dengan rapi. Adapun logistik pemilu baru saja tiba sekitar pukul 14.00 WIB.
Pemilik Abraham and Smith, Hafidz Mukti, menjelaskan, niat untuk memberi kopi gratis sekaligus menjadikan lapak kedai kopinya menjadi TPS bermula ketika bertemu dengan ketua RW yang sedang mencari lahan untuk dijadikan TPS.
Ketika itu, sambung Hafidz, dia hendak launching cabang kedai kopi barunya. Namun, niat tersebut ditunda terlebih dahulu untuk memberi kesempatan bagi warga menggunakan hak pilihnya. Kedai kopi di Jalan Tamblong Dalam merupakan kedai kopi kedua yang dimiliki Hafidz.
"Kita teh mau buka kedai baru di Jalan Tamblong. Kebetulan mau dipakai TPS di dalamnya jadi sekalian aja. Kita saling memberi manfaat untuk warga sekitar karena memang warga cari tempat enggak dapet," kata dia, Selasa (16/4).
Hafidz menyebut, pihaknya sudah menyiapkan sekitar 300 hingga 500 cangkir kopi gratis asal Ciwidey yang mestinya dijual dengan harga Rp 25 ribu khusus bagi warga yang datang untuk mencoblos.
Hafidz mengemukakan, dia tidak menjadikan pemberian kopi tersebut dengan maksud promosi melainkan sebagai ajang silaturahmi kepada masyarakat setempat sekaligus turut memberi sedikit manfaat bagi warga yang akan menggunakan hak pilihnya.
"Kopi gratis buat yang milih sama yang datang aja sok we (silakan saja). Kita udah prepare di angka 300 sampai 500 cup. Yang jelas buat panitia TPS sama warga," jelas dia.
Bagi Hafidz, gelaran pemilu kali ini mesti disikapi dengan santai. Siapa pun yang terpilih, kata dia, yang terpenting setiap masyarakat bisa menjadi pribadi yang bermanfaat bagi sesamanya.
"Harapannya mah ya woles we (santai saja), siapapun presidennya saya harus tetap hidup, siapa pun presidennya bermanfaatlah," ujar dia.
Ketua RW 02 Kelurahan Kebon Pisang Febby Arhemsyah mengucapkan rasa terima kasihnya atas kesediaan Hafidz merelakan lapaknya digunakan sebagai TPS serta menyumbang minuman berupa kopi. Ada pun di TPS 02 nantinya ada 186 DPT yang akan mencoblos.
Selain Hafidz, Febby menyebut, memang telah menjadi kebiasaan warga setempat menyumbang makanan dan minuman untuk memancing minat warga lainnya mencoblos. Bagi dia, pemilu merupakan ajang yang tepat untuk bersilaturahmi dengan warga setempat selain Idul Fitri.
"Kami dari pihak pengurus RW di sini berterima kasih banyak ini sebagai bentuk pelayanan kami ke warga dan biar mancing juga mereka mudah-mudahan tidak ada yang tidak datang ke sini," ungkap dia.
Febby berharap gelaran pemilu kali ini bisa berjalan dengan lancar dan semua pihak yang terlibat bisa menerima apapun hasilnya dengan lapang dada.
"Harapannya mudah-mudahan berjalan dengan lancar terutama di TPS ini jadi gak ada permasalahan dan komplain dari saksi dan hasilnya sesuai dengan harapan masyarakat semua," ucap dia.
