Kejar Target Vaksinasi 1 Juta per Hari, TNI Bantu Suntik Vaksin 200 Ribu Orang

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Sejumlah personel TNI AL membawa kebutuhan logistik untuk melakukan Serbuan Vaksinasi COVID-19 di Pulau Kinabuhutan, Minahasa Utara, Sulawesi Utara. Foto: Adwit B Pramono/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Sejumlah personel TNI AL membawa kebutuhan logistik untuk melakukan Serbuan Vaksinasi COVID-19 di Pulau Kinabuhutan, Minahasa Utara, Sulawesi Utara. Foto: Adwit B Pramono/ANTARA FOTO

TNI menjadi salah satu aparat pemerintah yang ikut berada di garda depan dalam menangani pandemi corona. Mulai dari membantu perawatan pasien corona, program vaksinasi, hingga menertibkan jalannya pembatasan sosial di masyarakat.

Sejalan dengan target pemerintah memvaksin 1 juta orang per hari, TNI turut membantu menyuntik vaksin 200 ribu orang.

“Dalam hal pencapaian target vaksinasi 1 juta per hari yang dicanangkan pemerintah, TNI mendapatkan alokasi (tugas memvaksin) sejumlah 200 ribu orang per hari," kata Kapuspen TNI Mayjen TNI Prantara Santosa dalam update penanganan PPKM Darurat di YouTube Setpres, Senin (12/7).

"Target tersebut dilaksanakan melalui program reguler dengan memanfaatkan faskes TNI maupun serbuan vaksinasi,” lanjutnya.

kumparan post embed
Sejumlah nelayan antre mengikuti vaksinasi COVID-19 di atas KAL Tedung Selar di perairan Pulau Talise, Minahasa Utara, Sulawesi Utara. Foto: Adwit B Pramono/ANTARA FOTO

Saat ini, ribuan TNI telah diterjunkan ke lapangan untuk menangani corona hingga sekarang. Di masa PPKM Darurat Jawa dan Bali, misalnya, sebanyak 34.198 TNI dikerahkan.

Sementara itu, jumlah TNI yang diturunkan untuk menangani PPKM mikro di seluruh RI yakni 63.207 orang. Kemudian, nakes TNI sebanyak 26.609 orang.

Di samping itu, TNI akan kembali menambah personel guna mempercepat vaksinasi corona di Indonesia. Sebanyak 176 personel yang baru saja menyelesaikan pendidikan angkatan militer akan direkrut dan ditempatkan di Jabodetabek.

“Akselerasi vaksinasi di wilayah Jabodetabek, maka TNI menambah perkuatan nakes sejumlah 176 personel yang berasal dari siswa perwira prajurit karier yang sedang dalam masa pendidikan di akmil Magelang,” kata Prantara.

TNI rekrut relawan medis dan non medis untuk bantu vaksinasi massal di GBK dan JiExpo Kemayoran. Foto: Dok. Puspen TNI

Pemerintah terus mempercepat penyuntikan vaksin corona di Indonesia. Hal ini sebagai salah satu cara mengatasi pandemi yang masih berlangsung hingga saat ini.

Sebelumnya, Menkes Budi Gunadi Sadikin bahkan menyebut penyuntikan vaksin sudah menembus angka lebih dari 50 juta pada Senin (11/7).

Budi pun mengapresiasi berbagai pihak karena semakin banyak orang yang divaksinasi per harinya. Ia pun optimistis target vaksinasi 181,5 juta warga RI demi membentuk kekebalan kelompok atau herd immunity bisa segera terpenuhi.

"10 juta pertama kita capai dalam waktu 8 minggu. 10 juta berikutnya dalam waktu 4 minggu dan sebagai informasi bapak-ibu 10 juta terakhir kita capai dalam 12 hari," ujar Budi.