Kejutan PDIP: Bukan Anies, Tapi Pramono-Rano Untuk Jakarta

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
Rano Karno dan Pramono Anung. Foto: Instagram/@si.rano
zoom-in-whitePerbesar
Rano Karno dan Pramono Anung. Foto: Instagram/@si.rano

PDIP akhirnya mengumumkan bakal calon gubernur dan wakil gubernur mereka pada Pilgub Jakarta mendatang: Pramono Anung-Rano Karno. Keduanya adalah jawaban pasti PDIP, setelah diisukan bakal mengusung Anies Baswedan sebagai calon gubernur.

Berikut kumparan rangkum proses kilat dukungan untuk Menseskab Kabinet Jokowi ini:

PDIP: Pramono-Rano Karno Maju Pilgub Jakarta, Daftar Besok, Tak Deklarasi

Kabar terpilihnya Pramono sebagai bakal cagub PDIP ini disebut oleh Bendahara Umum PDIP, Olly Dondokambey.

"(PDIP mengusung Pramono-Rano) Iyo," kata Olly, kepada kumparan, Selasa (27/8).

Pasangan ini dijadwalkan akan langsung mendaftar ke KPU Jakarta, tak ada deklarasi seperti yang digelar PDIP kala mengumumkan Airin-Ade atau Andika Perkasa-Hendar Prihadi, pada Senin (26/8).

"Iya besok daftar. Tadi Pramono yang telepon saya. Sudah dia ketemu Rano malam ini, insyaallah besok jam 11 mereka daftar, begitu dia telepon saya," ucap dia.

Bendum PDIP Olly Dondokambey di rumah pribadi Megawati Soekarnoputri, Senin (23/1). Foto: Haya Syahira/kumparan

Pramono Urus Berkas Maju ke Pilgub Jakarta

Humas PN Jakarta Selatan, Djuyamto mengkonfirmasi bahwa Pramono Anung telah mengurus surat keterangan sebagai persyaratan maju Pilgub Jakarta.

"Bahwa benar PN Jakarta Selatan pada hari Selasa tanggal 27 Agustus 2024 telah mengeluarkan beberapa Surat Keterangan," kata Humas PN Jaksel, Djuyamto, dalam keterangannya, Selasa (27/8).

Ada 3 surat keterangan yang diurus Pramono, yakni:

Surat Keterangan Tidak Pernah Sebagai Terdakwa

Surat Keterangan Tidak Sedang Dicabut Hak Pilihnya Dalam Daftar Pemilih

Surat Keterangan Tidak Memiliki Tanggungan Utang atas nama Pribadi maupun badan hukum yang menjadi tanggung jawabnya

"Surat Keterangan tersebut dikeluarkan atas permohonan dari Dr Pramono Anung untuk persyaratan pencalonan sebagai Calon Gubernur DKI Jakarta," ujar Djuyamto.

"Permohonan langsung diproses pada hari itu juga adalah sesuai SOP Layanan Surat Keterangan di PN Jakarta Selatan," tambahnya.

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto saat dijumpai di DPP PDIP, Menteng, Jakpus, Kamis (22/8/2024). Foto: Thomas Bosco/kumparan

PDIP Bantah Batal Usung Anies karena Barter Kasus Hasto

Sementara PDIP belum memberikan pertimbangan pasti mengapa akhirnya mereka memilih Pramono, muncul isu liar bahwa penunjukan ini adalah bentuk tukar guling PDIP dengan kasus hukum yang menjerat sekjen mereka, Hasto Kristiyanto.

Kabar itu segara dibantah Olly.

"Enggak ada, gua rasa, enggak ada untuk itu. Enggak ada barter-barteran kita enggak ada," kata Bendum PDIP Olly Dondokambey saat dikonfirmasi, Selasa (27/8).

Rano Karno dan Pramono Anung. Foto: Instagram/@si.rano

Rano Karno Unggah Foto bareng Pramono: Doa Babeh Sabeni Kejadian

Pramono dan Rano kompak berjabat tangan. Senyum lebar terlihat dari keduanya.

"Eng ing eng…. Kayanya Doa Babeh Sabeni (Benyamin S) kejadian, nih!" kata Rano di akun Instagramnya.

Almarhum Benyamin dan Rano memang sempat beradu akting di sinetron legendaris bernuansa Betawi 'Si Doel Anak Sekolahan'. Rano berperan sebagai anak Babeh Sabeni yang diperankan Benyamin.

Kata-kata legendaris Bang Ben di sinetron tersebut kurang lebih seperti ini:

"Gue nggak mau lu jadi tukang buah, sekali kali lu jadi gubernur, Dul."