Kelakar Cak Imin: Kalau Mau Jadi Capres Harus Ngerasain Dipecat

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Calon Presiden dan Wakil Presiden nomer urut 1 Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar menghadiri Konsolidasi pemenangan PKB dan Anies-Muhaimin di Beach City Ancol, Jakarta, Rabu (29/11/2023). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Calon Presiden dan Wakil Presiden nomer urut 1 Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar menghadiri Konsolidasi pemenangan PKB dan Anies-Muhaimin di Beach City Ancol, Jakarta, Rabu (29/11/2023). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan

Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin berkelakar kalau mau jadi capres/cawapres itu syaratnya harus pernah merasakan dipecat. Hal tersebut disampaikannya saat memberi pengarahan kepada kader-kader PKB pada acara konsolidasi pemenangan PKB.

Cak Imin mulanya mencontohkan pasangannya, Anies Baswedan, yang pernah menjabat sebagai Mendikbud pada era pertama Presiden Jokowi yang kemudian digantikan posisinya.

“Ada juga yang menteri setengah main seperti mas Anies, Marwan Jafar. Mas Anies sama Marwan Jafar itu kalau S1 5 tahun, itu memang standar, enggak cumlaude,” kata Cak Imin di Beach City Ancol, Jakarta, Rabu (29/11).

“Mas Anies harus bersyukur, dengan dipecat bisa jadi capres hari ini. Diawali jadi gubernur dulu, jadi kalau ingin jadi gubernur terus capres nanti akhirnya jadi presiden harus pernah ngerasain dipecat,” sambungnya.

Cawapres nomor urut 1 itu lantas menyebut dirinya juga pernah dipecat oleh Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid (Gus Dur). Cak Imin lantas berseloroh bila ingin sukses di PKB, ya dipecat dulu.

“Jadi teman-teman yang merasa belum pernah dipecat, silakan daftar ke sekjen kita pecat. Jadi kalau kerjanya enggak bener, pecat,” ungkapnya.

“Nah saya sudah pernah ngerasain dipecat Gus Dur, insyaallah selangkah lagi AMIN menang,” pungkasnya.