Kelaparan Besar yang Melanda Dunia dalam 100 Tahun Terakhir

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
2
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Monumen kelaparan. (Foto: Flickr/William Murphy)
zoom-in-whitePerbesar
Monumen kelaparan. (Foto: Flickr/William Murphy)

Unicef pada Selasa (22/1) mengatakan hampir 1,4 juta anak-anak berisiko mati kelaparan dalam bencana kelaparan di Nigeria, Somalia, Sudan Selatan dan Yaman.

Kelaparan secara resmi dideklarasikan pada Senin di bagian Sudan Selatan, yang telah terperosok dalam perang saudara sejak 2013. Sudah banyak nyawa melayang dan 20 juta nyawa terancam kematian dalam 6 bulan kedepan.

Dilansir Reuters, berikut rincian tentang bencana kelaparan besar di seluruh dunia dalam 100 tahun terakhir:

  • SOMALIA

Kelaparan di Somalia. (Foto: Wikimedia Commons)
zoom-in-whitePerbesar
Kelaparan di Somalia. (Foto: Wikimedia Commons)

Pada tahun 2011, Somalia menderita kelaparan yang menewaskan 260 ribu orang di selatan dan tengah. Telah banyak nyawa yang melayang pada bulan Mei, tetapi baru dideklarasikan pada bulan Juli.

Somalia bertahun-tahun mengalami kekeringan. PBB lalu menyatakan kelaparan berakhir pada Februati 2012 setelah hujan mengguyur Somalia dan mendapat hasil panen yang luar biasa.

  • KOREA UTARA

Kelaparan di Korea Utara 1997. (Foto: Flickr/Trocaire)
zoom-in-whitePerbesar
Kelaparan di Korea Utara 1997. (Foto: Flickr/Trocaire)

Pada tahun 1995-1999, sekitar 3 juta orang meninggal kelaparan karena bencana banjir dan kebijakan pemerintah di negara komunis.

  • ETIOPIA

Kelaparan Etiopia tahun 1984. (Foto: Flickr/Angelagarcia)
zoom-in-whitePerbesar
Kelaparan Etiopia tahun 1984. (Foto: Flickr/Angelagarcia)

Pada tahun 1984-1985 hingga satu juta Etiopia mati kelaparan.

Kebijakan Marxis yang dipaksakan pada pemerintahan Mengistu Haile Mariam adalah penyebab utama penurunan ekonomi, kelaparan dan konflik daerah yang telah memakan setengah dari anggaran negara, Selama berbulan-bulan pada tahun 1984, Mengitsu Mariam membantah adanya kelaparan dahsyat di utara Etiopia.

Bintang pop Inggris Bob Geldof, mengampanyekan bantuan untuk Etiopia dan mengunpulkan USD 100 juta atau Rp 200 miliar pada tahun itu.

  • KAMBOJA

Kamboja 1970. (Foto: Wikimedia Commons)
zoom-in-whitePerbesar
Kamboja 1970. (Foto: Wikimedia Commons)

Kelaparan di Kamboja menyebabkan 2 juta jiwa melayang. Hal ini terjadi selama satu dekade masa perang.

Yang pertama masa perang saudara 1970-1975. Lalu berlanjut di era pemerintahan Khmer Merah pada tahun 1978.

Dan berakhir saat terjadi invansi Vietnam sekaligus mengakhiri pemerintahan Khmer Merah pada tahun 1979.

  • CHINA

Mao Zedong. (Foto: Wikimedia Commons)
zoom-in-whitePerbesar
Mao Zedong. (Foto: Wikimedia Commons)

Sekitar 10 hingga 30 juta orang meninggal akibat gagalnya program ‘Lompatan Jauh ke Depan’ milik pemerintahan Mao Zedong di akhir 1950-an.

Rencana program itu adalah modernisasi pertanian dan peningkatan produksi gabah secara besar-besaran. Namun program ini tidak bisa dijalankan dengan baik dan malah menyebabkan kekacauan ekonomi.

Kemiskinan dan kelaparan ini adalah yang terbesar dalam sejarah China.

  • UNI SOVIET

Kelaparan di Uni Soviet 1930. (Foto: Wikimedia COmmons)
zoom-in-whitePerbesar
Kelaparan di Uni Soviet 1930. (Foto: Wikimedia COmmons)

Hingga 8 juta orang meninggal akibat program industrialisasi besar-besaran yang dicanangkan oleh Josef Stalin untuk Uni Soviet pada awal 1930.

Ketika orang-orang di Ukraina -yang saat itu bagian dari Uni Soviet- melaporkan kelaparan, Stalin malah menghukum mereka dan menolak untuk mengirim bantuan pangan.