Keluarga: Abah Grandong Mendalami Ilmu Hitam

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Abah Gandrong (kedua dari kanan) didampingi keluarganya tiba di Polres Metro Jakarta Pusat. Foto: Andesta Herli Wijaya/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Abah Gandrong (kedua dari kanan) didampingi keluarganya tiba di Polres Metro Jakarta Pusat. Foto: Andesta Herli Wijaya/kumparan

Abah Grandong, pria yang jadi sorotan karena memakam kucing akhirnya menyerahkan diri ke Polrestro Jakarta Pusat. Dia datang bersama salah seorang anggota keluarganya.

Salah satu anggota keluarga, Deden, mengaku Abah Grandong memang kerap memperdalam ilmu hitam. Karena itu, Abah kerap bersikap tak biasa.

"Dia menuntut ilmu hitam," kata Deden di Polres Jakarta Pusat, Kamis (1/8).

Deden mengatakan, ilmu hitam yang masih dipelajari membuat Abah Grandong kerap tak terkendali.

"Memang keluarga saya ini, Abah ini di rumah pun suka aneh-aneh, sering kerasukan," tambah dia.

Deden kini menyerahkan Abah Grandong ke Polrestro Jakarta Pusat. Dia menyerahkan sepenuhnya kepada polisi.

Terkait ancaman hukum yang mungkin menjerat Abah Grandong, Deden tidak berkomentar banyak. Dia menyerahkan masalah ini kepada polisi.

"Nanti bisa ditanyakan kepada pihak kepolisian yang memprosesnya," sebut Deden.

Video Abah Grandong yang memakan kucing hidup-hidup di Kemayoran, Jakarta Pusat, menuai berbagai kecaman di media sosial. Polisi sudah turun tangan untuk menyelidiki aksi tak wajar tersebut.

Sejauh ini, polisi menduga Abah Grandong memiliki ilmu hitam. Pria asal Banten itu bisa dijerat dengan Pasal 302 dan Pasal 490 KUHP tentang penganiayaan terhadap binatang dengan ancaman 9 bulan penjara.