Keluarga Akan Makamkan Surakman, Kru Kapal 5 Wartawan Hilang, di TPU Kidemang

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Surakman kru kapal dan Ari Basuki wartawan Merdeka, sebelum hilang kontak di Selat Sunda saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau. Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Surakman kru kapal dan Ari Basuki wartawan Merdeka, sebelum hilang kontak di Selat Sunda saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau. Foto: Dok. Istimewa

Jenazah Surakman (60), kru kapal 5 wartawan yang hilang saat liputan Gunung Anak Krakatau telah tiba di rumah duka di Kampung Pagedongan, Carita, Kabupaten Pandeglang, Kamis (24/9). Kedatangan jenazah disambut isak tangis keluarga dan warga.

Jenazah langsung dibawa ke Masjid Jami Al Khusaeni yang berada tak jauh dari kediaman Surakman. Rencananya, jenazah akan langsung disalatkan sebelum dimakamkan di TPU Kidemang, Carita.

"Habis disalatkan, langsung dimakamkan," ujar Kapolsek Carita Iptu Supandi saat ditemui di lokasi.

Anak dan sepupu dari ABK Arupadhatu 1, Surakman, Yamin (kanan) dan Abeng (kedua kanan) berdiri di samping peti jenazah di Terminal Kargo Bandara Soekarno-Hatta, Kota Tangerang, Banten, Kamis (24/9/2026). Foto: Putra M. Akbar/ANTARA FOTO

Ratusan orang yang terdiri dari keluarga, kerabat, dan masyarakat sekitar menyambut kedatangan jenazah.

Hingga kini, tujuh korban lainnya yang terdiri dari lima jurnalis dan dua kru kapal belum diketahui keberadaannya.

Pencarian oleh tim gabungan SAR telah dihentikan. Penemuan jenazah Surakman juga tidak menjadi dasar untuk kembali memulai pencarian terhadap korban lainnya.

Tim kini hanya melakukan pemantauan serta sosialisasi kepada nelayan dan kapal yang melintas di perairan Selat Sunda.