Keluarga di Kalideres Meninggal Satu per Satu, Diduga Sudah Siapkan Kapur Barus
ยทwaktu baca 2 menit

Misteri masih menyelimuti penemuan tewasnya satu keluarga di daerah Kalideres, Jakarta Barat. Ada empat anggota keluarga yang ditemukan meninggal dalam satu rumah.
Keempat orang itu berinisial Rudyanto Gunawan (71) yang merupakan kepala rumah tangga; kemudian istrinya, K. Margaretha Gunawan (68); anaknya, Dian (42); serta adik Rudyanto, Budyanto Gunawan (68). Polisi menduga, satu keluarga orang itu tewas sejak tiga minggu lalu.
Mereka ternyata tidak meninggal bersamaan. Melainkan satu per satu. Selain itu, diduga mereka berupaya menutupi kematian mereka yakni dengan menggunakan kapur barus.
"Korban kan enggak serta merta langsung empat-empatnya meninggal ada proses ya, Berdasarkan informasi dari kepolisian yang pertama meninggal itu bapak [Rudyanto]. Bapaknya meninggal informasi yang saya dapat hanya disikapi dengan hanya ditaburi kapur barus," kata Wali Kota Jakarta Barat, Yani Wahyu Purwoko, kepada wartawan di lokasi, Sabtu (12/11).
Yang kedua meninggal ialah sang ibu, K. Margaretha Gunawan. Kapur barus diduga kembali digunakan hingga seterusnya.
"Itu juga disikapi seperti itu [ditaburi kapur barus]. Yang ketiga adalah pamannya. Baru yang terakhir anaknya." sambung dia.
Kapolsek Kalideres AKP Syafri Wasdar mengakui memang pihaknya menemukan adanya kapur barus di lokasi penemuan mayat satu keluarga itu.
"Kapur barus kan ada ditemukan di TKP," ungkap dia.
Meski demikian, Syafri belum dapat memastikan fungsi dan tujuan adanya kapur barus di lokasi tersebut. Namun berdasarkan penuturan dokter forensik, kapur barus digunakan guna menghilangkan bau.
"Dokter mengatakan bahwa kapur barus bisa menyerap bau," jelasnya.
Keluarga itu ditemukan tewas pada Kamis (10/11) malam. Kecurigaan itu muncul dari warga yang mencium aroma tidak sedap dari dalam rumah korban. Polisi menduga, satu keluarga itu tewas sejak tiga minggu lalu. Berdasarkan pemeriksaan, korban diduga tak mengkonsumsi makanan sejak lama.
Keluarga itu pun disebut jarang bersosialisasi dengan warga sekitar. Mereka ditemukan dalam keadaan tewas usai ada laporan warga yang mencium bau menyengat. Warga bahkan harus membuka paksa karena pagar dikunci.
Keluarga besar korban juga mengaku sudah lama tidak berkomunikasi. Pengakuan kepada polisi, komunikasi terakhir bahkan sejak tahun lalu.
