Keluarga: Ibu Alvaro Kini Berangkat dari Malaysia ke Jakarta untuk Tes DNA
·waktu baca 2 menit

Ibu dari Alvaro Kiano, Arum, langsung bertolak dari Malaysia ke Jakarta usai menerima kabar anaknya ditemukan tewas dalam kondisi tinggal rangka setelah 8 bulan pencarian. Kehadiran Arum sangat penting untuk memenuhi tes DNA dari kepolisian.
Kakek Alvaro, Tugimin, mengatakan setibanya Arum di Jakarta, ia akan langsung menuju RS Polri Kramat Jati untuk menjalani tes DNA.
"Betul, betul [ibu Alvaro berangkat ke Jakarta]. Sekarang lagi dalam perjalanan," kata Tugimin saat diwawancarai di rumahnya di kawasan Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Senin (24/11).
"Namun kita belum bisa komunikasi, karena mungkin dalam perjalanan kita enggak tahu, ya. Sampai sekarang juga belum bisa dihubungi, gitu. [Berangkat] dari Malaysia," jelas dia.
Lebih lanjut, Tugimin menuturkan kabar meninggalnya Alvaro membuat Arum terpukul. Tugimin bahkan harus menguatkan Arum.
"Namanya kehilangan anak. Anak yang hilang, sudah diketemukan, dan dalam keadaan sudah meninggal," ucapnya.
"Itu akhirnya, ya, kita hanya bisa bilang, 'Sudah, sabar. Mungkin ini ujian Allah Subhanahu wa Ta'ala untuk kita dan keluarga, supaya kita tabah. Kita doakan anak kita. Kalau memang itu anak kita, nanti dites DNA betul, mudah-mudahan diterima di sisi Allah Subhanahu wa Ta'ala,'" paparnya.
Alvaro hilang sejak Maret 2025. Ia tak lagi terlihat setelah salat Asar di Masjid Jami Al-Muflihun, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, yang masih berada dalam satu lingkungan tempat tinggalnya.
Setelah delapan bulan pencarian, Alvaro ditemukan dalam keadaan tak bernyawa di Kali Cirewed, Bogor. Ayah tiri Alvaro, Alex Iskandar, telah diamankan polisi dan ditetapkan sebagai tersangka.
