Keluarga: Kami Mencintai Eril, Tapi Allah Lebih Mencintai Almarhum Eril

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Unggahan Atalia Praratya terkait Eril. Foto: Instagram/@ataliapr
zoom-in-whitePerbesar
Unggahan Atalia Praratya terkait Eril. Foto: Instagram/@ataliapr

Kakak dari Gubernur Jabar Ridwan Kamil, Erwin Muniruzaman, menyatakan bahwa keluarga sangat mencintai sosok Emmeril Khan Mumtadz atau dikenal Eril. Menurut dia, Eril merupakan anak yang saleh dan taat pada agama.

Namun, Erwin menilai bahwa Allah lebih mencintai Eril dibanding keluarga. Maka dari itu, keluarga telah ikhlas atas apa pun takdir yang menimpa Eril. Keluarga juga mengaku memperoleh banyak hikmah dari peristiwa yang menimpa Eril.

"Kami sekeluarga sangat mencintai Eril, kami melihat sosok Eril tumbuh kembang sampai dengan terakhir menunjukkan perilaku akhlak anak yang saleh gitu tapi kami berprasangka baik bahwa Allah lebih mencintai almarhum Eril," kata dia di Gedung Pakuan Bandung pada Kamis (3/6).

Erwin pun menambahkan, kepergian Eril ke Swiss yakni dengan maksud untuk mencari ilmu. Eril juga melakukan aktivitas sebagaimana dianjurkan Nabi yakni berenang ketika hilang di Sungai Aare.

Ridwan Kamil bersama istrinya, Atalia dan anak-anaknya, Eril dan Zara. Foto: Instagram/@ridwankamil

Ketika hendak berenang, sambung Erwin, Eril telah menunjukkan tanggung jawabnya dengan memastikan semua anggota keluarga yang ikut berenang terjamin keselamatannya.

"Bahwa posisi berenangnya itu memungkinkan Eril memastikan keselamatan yang lain," ucap dia.

Dengan demikian, dari seluruh aktivitas yang dilakukan oleh Eril sebelum hilang, keluarga berharap Eril wafat dalam keadaan Husnul Khatimah. Dalam hadis Nabi pun diungkapkan bahwa orang yang tenggelam dengan kriteria tertentu dinyatakan syahid akhirat.

"Dari keseluruhan peristiwa ini kami sekeluarga berprasangka baik Insya Allah Eril wafat dalam keadaan Husnul Khatimah," tandas dia.

Sebelumnya diberitakan, pencarian terhadap Eril yang tenggelam di Sungai Aare, Swiss, belum membuahkan hasil. Berbagai metode pencarian telah diterapkan oleh kepolisian dan tim penyelamat di Swiss. Selain itu, doa dari berbagai kalangan pun terus dipanjatkan agar Eril segera ditemukan.