Keluarga Korban Tabrakan Maut Truk Pertamina Cibubur Didampingi Psikolog

19 Juli 2022 12:01
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Keluarga menjemput jenazah korban kecelakaan truk tangki Pertamina di RS Polri, Jakarta pada Selasa (19/7/2022). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Keluarga menjemput jenazah korban kecelakaan truk tangki Pertamina di RS Polri, Jakarta pada Selasa (19/7/2022). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan
ADVERTISEMENT
Kecelakaan maut truk tangki Pertamina dengan belasan kendaraan terjadi di Jalan Transyogi, Cibubur, Bekasi, Senin (18/7). Sebanyak 10 orang dilaporkan tewas dalam kejadian itu.
ADVERTISEMENT
Psikolog RS Polri Arie Astuti mengatakan, pihaknya bakal memberikan pendampingan secara psikis kepada para keluarga korban kecelakaan.
"Karena memang pastinya ada dampak psikologis pasca kehilangan gitu. Jadi biasanya mereka yang pertama kali lihat adalah syoknya. Mereka syok gitu sehingga membutuhkan penanganan psikologis pertama," kata Arie di RS Polri Kramat Jati, Selasa (19/7).
Arie menjelaskan, pendampingan psikologi kepada para keluarga korban memiliki jangka waktu yang bervariasi. Menurutnya, kepada keluarga terdekat yang ditinggalkan memberikan dukungan psikologis bukan hal yang mudah.
"Biasanya kehilangan orang terdekat itu tidak mudah ya, apalagi kita lihat kalau hubungan mereka dekat. Jadi seperti tadi bahwa si anak kehilangan kedua orangtuanya secara bersamaan pastinya itu membutuhkan waktu yang cukup panjang. Itu dipengaruhi juga faktor kedekatannya sebelumnya seperti apa," terangnya.
ADVERTISEMENT
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Psikolog RS Polri Kramat Jati Arie Astuti. Foto: Jonathan Devin/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Psikolog RS Polri Kramat Jati Arie Astuti. Foto: Jonathan Devin/kumparan
Lebih jauh, kata Arie, pihaknya juga tidak menentukan waktu pendampingan kepada korban yang membutuhkan dukungan psikologis.
"Kita fleksibel, kalau memang mereka membutuhkan itu untuk bisa memberikan penguatan, support atau semacamnya. Tentu kita siap membantu mereka," tuturnya.
Hingga saat ini, dari 9 jenazah korban kecelakaan yang berada di RS Polri 7 di antaranya telah teridentifikasi. Jenazah para korban yang telah teridentifikasi itu beberapa di antaranya telah diserahkan ke pihak keluarga.
Dari hasil penyelidikan sementara, kecelakan itu diduga akibat rem blong. Di lokasi kejadian jalanan di sana berkontur menurun. Polisi juga tak menemukan adanya bekas rem dari lokasi.
Berikut identitas 7 dari 10 korban kecelakaan truk pertamina yang telah teridentifikasi;
  1. Priyastini (50) PNS TNI AL
  2. Peltu Suparno (51) prajurit TNI AL
  3. Ardi Nurcahyanto (23), ojek online
  4. Warni (42), warga Gunung Putri, Bogor
  5. Ius Supriyatna, warga Gunung Putri, Bogor
  6. Muhammad Sirot (41), warga Purworejo
  7. Sugiyatni (38). warga Purworejo
Infografik 10 Orang Tewas Ditabrak Truk Pertamina di Cibubur.
 Foto: kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Infografik 10 Orang Tewas Ditabrak Truk Pertamina di Cibubur. Foto: kumparan
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020