Keluarga Laras Faizati Minta Tolong ke Prabowo, Mohon Dapat Keadilan Restoratif

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Paman Larasati Faizati, Dodhi Hartadi, di Bareskrim Polri pada Kamis (4/9/2025). Foto: Rachmadi Rasyad/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Paman Larasati Faizati, Dodhi Hartadi, di Bareskrim Polri pada Kamis (4/9/2025). Foto: Rachmadi Rasyad/kumparan

Paman dari Laras Faizati (26), Dodhi Hartadi, memohon agar keponakannya dapat diberikan keadilan restoratif (restorative justice) atau penyelesaian lewat jalur damai/di luar pengadilan.

Permintaan itu terkait dengan penangkapan Laras di akun Instagram yang diduga memprovokasi untuk membakar Mabes Polri. Saat ini Laras telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Bareskrim Polri.

Menurut Dodhi, ucapan Laras dalam unggahan medsosnya itu hanyalah spontanitas belaka.

"Saya mohon dengan sangat, mudah-mudahan keponakan saya, yaitu Mbak Ayas (panggilan akrab Laras) bisa diberikan suatu keadilan restoratif, di mana anak ini adalah anak yang produktif," kata Dodhi di gedung Bareskrim Polri, Jakarta, Kamis (4/9).

"Kalau spontanitas itu merupakan suatu pelanggaran, itu juga tentunya akan kurang adil dalam hal ini," lanjut Dodhi.

Laras memiliki lebih 4.000 pengikut di akun Instagram. Saat ini akunnya yang telah disita polisi dalam keadaan terkunci.

Konten yang diunggah akun Instagram salah satu tersangka provokasi penghasutan saat rangkaian aksi demonstrasi berujung ricuh ditampilkan saat konferensi pers di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (3/9/2025). Foto: Rayyan Farhansyah/kumparan

Dodhi pun meminta secara khusus kepada Presiden Prabowo Subianto untuk membantu kasus yang sedang dihadapi keponakannya.

Dia menyebut keponakannya bukanlah demonstran ataupun buzzer. Ucapan dari keponakannya di media sosial pun tak sampai menimbulkan kericuhan di Mabes Polri.

"Untuk pesan ke Pak Prabowo, mohon dengan sangat [bantuannya], mudah-mudahan kasus keponakan saya ini bisa sebagai instrospeksi diri bagi Mbak Ayas sendiri karena ini sifatnya bukan demonstran, bukan sifatnya buzzer,"

Dodhi Hartadi

Konten yang diunggah akun Instagram salah satu tersangka provokasi penghasutan saat rangkaian aksi demonstrasi berujung ricuh ditampilkan saat konferensi pers di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (3/9/2025). Foto: Rayyan Farhansyah/kumparan

Sebelumnya diberitakan, polisi menjadikan Laras tersangka akibat unggahannya di akun pribadinya.

Dari barang bukti unggahan Laras yang ditampilkan saat konferensi pers di Mabes Polri pada Rabu malam, terlihat foto Laras sambil menunjuk gedung Mabes Polri yang diambil dari tempat kerjanya yang bersebelahan dengan Mabes Polri dengan narasi: When your office is right next to the National Police Headquarters. Please burn this building down and get them all yall I wish I could help throw some stones but my mom wants me home. Sending strength to all the protesters !!.

Mabes Polri dalam jumpa pers Rabu (3/9/2025) memperlihatkan salah satu unggahan Laras Faizati di Instagram yang membuatnya jadi tersangka penghasutan. Foto: Rayyan Farhansyah/kumparan