Keluarga Minta Kasus Pembunuhan Zetro Diselesaikan Sebaik-baiknya

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Suasana sambutan dari pihak keluarga, Dubes Peru untuk RI dan Menlu Sugiono dalam pelepasan jenazah Zetro Leonardo Purba di Gedung Pancasila, Kemlu, Jakarta, Kamis (11/9/2025). Foto: Nadia Riso/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Suasana sambutan dari pihak keluarga, Dubes Peru untuk RI dan Menlu Sugiono dalam pelepasan jenazah Zetro Leonardo Purba di Gedung Pancasila, Kemlu, Jakarta, Kamis (11/9/2025). Foto: Nadia Riso/kumparan

Perwakilan keluarga almarhum Zetro Leonardo Purba, Tioman Purba, meminta agar urusan yang terkait penyelesaian kasus penembakan Zetro di Lima, Peru dapat diselesaikan sebaik-baiknya.

Sebagaimana diketahui, Zetro ditembak orang tak dikenal di dekat apartemennya di Lima, Peru, beberapa waktu lalu.

"Di tengah-tengah rasa duka ini kami mempercayakan bahwa semua urusan di belakang daripada Bang Zetro kami ini akan diselesaikan dengan sebaik-baiknya oleh Bapak Menteri yang kami hormati," kata Tioman dalam sambutannya di Gedung Pancasila, Kemlu, Kamis (11/9).

Tioman juga meminta kepada Kemlu untuk memberikan perhatian kepada istri almarhum, Priscila, dan ketiga anaknya.

"Kami berharap dalam waktu tidak terlalu lama sekiranya Bapak Menteri berkenan memberikan atensi bagi kakak kami Priscila," lanjutnya.

Anggota keluarga menangis saat penghormatan terakhir kepada jenazah Zetro Leonardo Purba, staf Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) yang diduga tewas ditembak di Peru, di Gedung Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Kamis (11/9/2025). Foto: Aditia Noviansyah/kumparan

Tioman kemudian menyampaikan terima kasih kepada Menlu Sugiono dan seluruh jajaran yang membantu proses pemulangan jenazah almarhum Zetro dari Peru hingga sampai di Jakarta.

"Kami sangat berbangga karena di tengah-tengah kesibukan yang luar biasa Bapak Menlu menyempatkan penjemputan jenazah di Bandar Udara Soekarno-Hatta. Membuat hati kami percaya bahwa semuanya ini terkendali oleh Bapak Menteri Luar Negeri," ujarnya.

Tioman mengatakan, almarhum Zetro adalah harapan dan kebanggaan keluarga.

"Abang Zetro ini adalah harapan dan kebanggaan keluarga kami. Harapan kami tergantung bagi dia sebagai orang yang kami harapkan bisa maju ke depan," tuturnya.

"Oleh karena itu, kami berterima kasih akan hal-hal hari esok yang kami harapkan Kementerian Luar Negeri boleh memberikan partisipasi, atensi bagi kakak kami Priscila dan juga bagi anak-anak kami," pungkasnya.