Keluarga Nenek Ditabrak Harley: Pengemudi Tanggung Pengobatan

kumparanNEWSverified-green

comment
8
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Hadi, ayah Anya dan juga Anak dari Siti Aisyah, dua pejalan yang ditabrak moge Harley Davidson di Bogor. Foto: Muhammad Darisman/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Hadi, ayah Anya dan juga Anak dari Siti Aisyah, dua pejalan yang ditabrak moge Harley Davidson di Bogor. Foto: Muhammad Darisman/kumparan

Pengemudi Harley Davidson yang tabrak dua pejalan kaki di Bogor, tanggung biaya pengobatan korban. Hal itu diungkapkan oleh Hadi, ayah Anya, salah satu korban berusia lima tahun yang masih menjalani perawatan di RS PMI Bogor.

“Kalau masalah itu sih udah beres ya, dari pihak itu (pelaku) udah minta maaf. Dia tanggung jawab (pengobatan) juga,” ujar Hadi ketika ditemui kumparan di RS PMI Bogor, Senin (16/12).

Hadi tidak merinci apakah tanggung jawab yang dimaksud itu termasuk biaya pemakaman sang ibu. Kendati begitu, hal tersebut ia akui jadi salah satu pertimbangan keluarga mau berdamai.

Anya, salah satu pejalan yang ditabrak pengendara motor Harley Davidson di Bogor. Foto: Muhammad Darisman/kumparan

“Terus dari pihak saya juga ini, ikhlas. Bereslah itu masalahnya,” tutur Hadi.

“Alhamdulillah Anya udah mulai ada perkembangan. Kita enggak mau memperpanjang lagi, namanya kecelakaan kita enggak tahu ya,” sambungnya.

Motor Harley Davidson yang disita Polresta Bogor usai menabrak pengguna jalan hingga tewas. Foto: Muhammad Darisman/kumparan

Anya bersama neneknya bernama Siti Aisyah ditabrak oleh pengendara Harley saat hendak menyeberang di depan Halte RS PMI, Minggu pagi (15/12). Insiden tersebut menyebabkan Siti Aisyah mengembuskan napas terakhir.

Sementara pelaku yang diketahui seorang karyawan swasta berinisial HK, telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Polresta Bogor Kota. HK pun telah ditahan, begitu pula moge bernomor polisi B 4754 NFE.

“Ancaman hukumannya 6 tahun penjara. Melanggar pasal 310 undang undang lalu lintas,” ujar Kapolres Bogor Kota, Kombes Pol Hendri Fiuser, di Polresta Bogor Mako Kedunghalang, Senin (16/12).