Keluarga Petugas KPPS di Bandung Korban Hoaks Lapor Polisi

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Petugas KPPS menyiapkan surat suara. Foto: Helmi Afandi/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Petugas KPPS menyiapkan surat suara. Foto: Helmi Afandi/kumparan

Hoaks meninggalnya petugas KPPS 33 Kelurahan Kebon Jayanti, Kecamatan Kiaracondong, Kota Bandung, bernama Sita Fitriati tersebar di media sosial. Dalam berita bohong itu, Sita dikabarkan meninggal karena diracun.

Kakak kandung Sita, Muhammad Rizal, memastikan kabar diracun tersebut tidak benar. Pihak keluarga pun sudah melaporkan berita hoaks tersebut ke pihak kepolisian.

"Kita juga sempat laporan ke Polsek Kiaracondong," kata Rizal saat dihubungi kumparan, Jumat (10/5).

Tak hanya itu, Rizal menjelaskan pihaknya juga melaporkan hoaks itu ke Polrestabes Bandung. Meski demikian, ia menegaskan, pihak keluarga tidak mengizinkan adiknya divisum.

"Tidak perlu dan tidak mengizinkan, karena kami selaku keluarga menyaksikan sendiri bagaimana kondisi adik kami. Kalau pun mau info mengetahui penyakitnya, kan bisa langsung minta ke rumah sakit," tegas Rizal.

Tangkapan layar hoaks petugas KPPS di Bandung meninggal karena diracun. Foto: Dok. Istimewa

Sita meninggal pada 8 Mei karena sakit. Rizal menjelaskan kesehatan adiknya memang sudah menurun sebelum bertugas sebagai petugas KPPS.

Namun, kata dia, ketika itu Sita memang terlihat bersemangat untuk menjalani tugas mengawal proses demokrasi. Hal tersebut terlihat dari perilakunya yang biasanya murung menjadi ceria.

Sebelum meninggal, Rizal mengungkapkan, adiknya sempat mendapat perawatan di rumah sakit selama tiga hari.

"Sebelum meninggal di rumah sakit selama tiga hari. Di rumah sakit juga enggak ada pemeriksaan," ungkapnya.

kumparan post embed