News
·
15 Januari 2021 4:20

Kematian Harian COVID-19 Pecah Rekor, Jerman Berencana Terapkan Mega Lockdown

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Kematian Harian COVID-19 Pecah Rekor, Jerman Berencana Terapkan Mega Lockdown  (21405)
Petugas polisi berbicara dengan seorang pria di peron stasiun Ostreuz saat lockdown di Berlin, Jerman, Senin (2/11). Foto: Annegret Hilse/Reuters
Jerman mencatat rekor kematian tertinggi akibat virus corona pada hari Kamis (14/1). Berdasarkan laporan dari Robert Koch Institute (RKI) ada tambahan 1.244 pasien meninggal dalam kurun 24 jam.
ADVERTISEMENT
Dengan tambahan itu, kini jumlah pasien meninggal sejak dimulainya pandemi COVID-19 di Jerman menjadi 43.881 orang. Selain itu RKI melaporkan ada tambahan 25.164 kasus virus corona dalam 24 jam.
Pecahnya rekor kematian harian ini menimbulkan dorongan agar pemerintah melakukan lockdown lebih ketat untuk mengatasi penyebaran virus.
Dikutip dari Reuters, Jumat (15/1), Kanselir Angela Merkel disebut menginginkan adanya penerapan mega-lockdown. Surat kabar Bild menuturkan rencana mega lockdown ini juga karena kekhawatiran akan varian virus corona baru.
Kematian Harian COVID-19 Pecah Rekor, Jerman Berencana Terapkan Mega Lockdown  (21406)
Kanselir Jerman Angela Merkel. Foto: REUTERS/Kai Pfaffenbach
Angela Merkel saat ini sedang mempertimbangkan sejumlah langkah besar seperti mematikan transportasi umum lokal dan jarak jauh.
Sejauh ini belum ada keputusan final. Akan tetapi, beberapa pejabat negara menolak mega lockdown ini.
Sementara Presiden RKI Lothar Wieler mengatakan pembatasan yang diterapkan Jerman saat ini tak diterapkan secara konsisten seperti pada gelombang pertama. Sehingga, penguncian harus diperketat.
ADVERTISEMENT
"Rumah sakit di 10 dari 16 negara bagian Jerman menghadapi hambatan karena 85 persen tempat tidur unit perawatan intensif ditempati oleh pasien virus corona," kata Wieler.
Wieler mengimbau masyarakat mau menjalankan vaksinasi. Berdasarkan laporan RKI, sejauh ini hanya sekitar 1 persen dari populasi Jerman yang telah divaksinasi atau 842.455 orang.
“Pada akhir tahun kami akan mengendalikan pandemi ini,” kata Wieler.
Sedangkan Perdana Menteri Negara Bagian Baden-Wuerttemberg, Winfried Kretschmann, berharap pertemuan para pemimpin regional yang direncanakan pada 25 Januari mendatang bisa menyepakati penerapan mega lockdown ini.
Sebelumnya, angka kematian harian Jerman sejak pertengahan Desember melebihi Amerika Serikat.
Jumlah kematian harian Jerman saat ini setara dengan sekitar 15 kematian per satu juta orang. Sementara di Amerika, 13 kematian per satu juta.
ADVERTISEMENT