Kemen LH Buka Lahan Sumatera Usai Prabowo Cabut Izin 28 Perusahaan

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Deputi Gakkum KLH Rizal Irawan, Wamen LH Diaz Hendropriyono, Sestama KLH/BPLH Rosa Vivien Ratnawati dalam konferensi pers di Plaza Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (21/1/2026).  Foto: Amira Nada/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Deputi Gakkum KLH Rizal Irawan, Wamen LH Diaz Hendropriyono, Sestama KLH/BPLH Rosa Vivien Ratnawati dalam konferensi pers di Plaza Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (21/1/2026). Foto: Amira Nada/kumparan

Wakil Menteri Lingkungan Hidup (LH) Diaz Hendropriyono mengatakan, pihaknya akan mengembalikan fungsi lingkungan di Sumatera pascabanjir pada November tahun lalu. Hal itu menyusul pencabutan izin 28 perusahaan yang menyebabkan banjir tersebut. Presiden Prabowo Subianto mencabut izin 28 perusahaan itu pada Selasa (20/1).

“Untuk rencana selanjutnya, pastinya kita akan lakukan, mendorong ya, pengembalian fungsi lingkungan. Untuk pastikan ada daya tampung, daya dukung yang baik,” ujarnya dalam jumpa pers yang digelar di Kantor KLH, Jakarta Selatan pada Rabu (21/1).

Seorang pria berdiri di tengah batang-batang pohon yang terdampar di pantai setelah banjir bandang dan tanah longsor yang mematikan, di Padang, Provinsi Sumatera Barat, Minggu (30/11/2025). Foto: Willy Kurniawan/REUTERS

Untuk itu, Sekretaris Utama KLH, Rosa Vivien Ratnawati menambahkan, pihaknya tengah menggalakkan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS).

“Saat ini sedang dilakukan KLHS, di mana salah satunya mengetahui bagaimana lingkungan hidup existing itu seperti apa sekarang. Yang rusak yang mana, pastinya dan nanti akan kemudian dipulihkan seperti apa,” jelasnya.

“Apakah dipulihkan, apakah kemudian daya dukung dan daya tampungnya memang udah enggak cukup, enggak boleh lagi ada perusahaan dan sebagainya. Itu lagi kita lihat,” pungkas Vivien.