Kemenag Siapkan 5 Posko untuk Jemaah Haji Mengambil Miqat di Bir Ali

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Daerah Kerja (Daker) Madinah. Foto: Kemenag
zoom-in-whitePerbesar
Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Daerah Kerja (Daker) Madinah. Foto: Kemenag

Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi daerah kerja Madinah telah menyiapkan lima posko pelayanan di Masjid Dzilhulaifah atau yang disebut juga dengan Bir Ali. Kepala Daker Madinah, Zainal Muttaqin, memastikan pihaknya siap memberikan layanan kepada para jemaah haji saat tiba di Bir Ali.

Jemaah haji Indonesia akan mulai diberangkatkan dari Madinah menuju Makkah pada 1 Juni 2023 mendatang dan menjalani ibadah Umrah di Masjidil Haram. Dalam perjalanan, mereka akan lebih dulu mengambil miqat makani atau tempat berihram di Bir Ali.

“Petugas Sektor Bir Ali Daker Madinah siap menyambut jemaah yang akan mengambil miqat berihram di Bir Ali. Kita sudah siapkan lima posko layanan,” jelas Zainal dalam keterangannya, Selasa (30/5).

Posko pertama, kata Zainal, berada di pintu masuk. Posko ini digunakan untuk memantau bus jemaah haji Indonesia yang baru tiba di Bir Ali.

Selanjutnya, posko kedua yang ada di tempat parkir depan akan memantau pergerakan bus dan jemaah. Sedangkan posko ketiga dan keempat berada di dalam Masjid Bir Ali dan berfungsi mengarahkan jemaah yang akan mengambil wudhu, salat, dan berniat ihram.

Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Daerah Kerja (Daker) Madinah. Foto: Kemenag

Ada 512 toilet dan 566 kamar mandi yang ada di Bir Ali. Pintu masuk area wudhu dan salat bagi jemaah laki-laki berada di pintu 1 hingga pintu 5, sedangkan untuk jemaah perempuan ada di pintu 6 dan pintu 7.

“Nanti akan ada petugas yang bergerak secara mobile demi memastikan jemaah tidak salah masuk tempat wudhu dan berlama-lama di Bir Ali," lanjutnya.

Sementara itu, posko kelima berada di pintu keluar bus. Di sini petugas akan melepas keberangkatan para jemaah haji dan mencatat nama bus, nomor kloter, serta embarkasinya untuk dilaporkan ke petugas di Makkah.

“Ada lima kloter dengan 1.899 jemaah yang akan berangkat dari Madinah pada hari pertama pemberangkatan jemaah menuju Makkah. Sebanyak tiga kloter berangkat dari hotel di Madinah pukul 14.00 Waktu Arab Saudi (WAS). Dua kloter berikutnya berangkat pukul 16.00 WAS,” jelas Zainal.

Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Daerah Kerja (Daker) Madinah. Foto: Kemenag

Setelah mengambil miqat di Bir Ali, jemaah akan melanjutkan perjalanan menuju Makkah. Perjalanan menuju Kota Kelahiran Nabi ini diperkirakan selama lebih kurang enam jam perjalanan dengan menggunakan bus.

Sementara itu, perwakilan dari otoritas Bir Ali, Ibrahim Umran, menyatakan kesiapannya untuk menyambut jemaah haji Indonesia saat miqat di Bir Ali. Ia juga memastikan akan lebih responsif dan memberikan pelayanan maksimal bagi seluruh jemaah haji.

“Kami akan lebih responsif kepada jemaah dan melakukan pelayanan yang maksimal. Kami juga akan mengusahakan pelayanan yang lebih baik dari tahun kemarin,” imbuhnya.

Masjid Bir Ali juga menyediakan kursi roda bagi jemaah haji yang membutuhkan. Selain itu, ada juga layanan kesehatan darurat, seperti tabung oksigen dan mobil ambulans bagi jemaah yang butuh rujukan ke rumah sakit.