Kemenag Sumut Diminta Bantu Jemaah Haji Terdampak Ancaman Bom di Saudia Airlines

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Wamenag Muhammad Syafi'i di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Senin (5/5/2025). Foto: Zamachsyari/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Wamenag Muhammad Syafi'i di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Senin (5/5/2025). Foto: Zamachsyari/kumparan

Wakil Menteri Agama (Wamenag) Romo Muhammad Syafi’i meminta Kantor Wilayah Kementerian Agama Sumatera Utara (Sumut) bergerak membantu penanganan jemaah haji yang terdampak ancaman bom di Saudia Airlines.

Penerbangan pesawat Saudia Airlines SV-5726 dari Jeddah ke Jakarta mendarat di Bandara Kualanamu setelah mendapat ancaman bom dari orang tak dikenal pada Selasa (17/6) pagi.

"Pak Kanwil Kemenag Sumut agar segera berkoordinasi dengan pihak bandara dan kepolisian, serta menerjunkan bantuan yang diperlukan untuk melayani jemaah dan men-support aparat yang bertugas," kata Syafi’i di Arab Saudi.

Syafi’i menegaskan semua pihak khususnya dari Kemenag harus membantu sesuai kapasitasnya masing-masing.

"Agar keadaan kembali normal dan jemaah kita segera kembali ke rumahnya dengan selamat," ujar Syafi’i.

Pesawat Saudi Airlines nomor penerbangan SV-5276 berada di landasan usai mendarat darurat di Bandara Internasional Kualanamu, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Selasa (17/6/2025). Foto: Yudi Manar/ ANTARA FOTO

Syafi’i prihatin dengan peristiwa yang tidak mengenakkan tersebut. Ia yakin pihak kepolisian bisa bekerja maksimal memastikan keamanan dan keselamatan para penumpang di pesawat. Syafi’i juga berdoa agar pelaku teror bisa segera terungkap.

“Dan pihak-pihak yang sengaja menebar informasi teror terhadap tamu tamu Allah yang akan kembali ke Tanah Air segera terungkap untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya yang sangat tidak terpuji itu,” tutur Syafi’i.