kumparan
21 Okt 2017 13:03 WIB

Kemendagri Sebut Seharusnya Daerah Termasuk DKI Sudah Bisa Cetak e-KTP

Prof. Zudan Arif Fakrulloh (Foto: Adim Mugni M/kumparan)
Kemendagri akan memberi sanski kepada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil ditingkat Provinsi dan Kabupaten/Kota apabila mempersulit pembuatan E-KTP. Bahkan apabila mendesak, Kemendagri akan terjun langsung ke daerah yang dianggap banyak masalah terkait pembuatan E-KTP.
ADVERTISEMENT
"Kita akan berikan pembinaan mulai dari lisan sampai tertulis, kalau perlu nanti dilakukan pembinaan khusus. Saya datang ke daerah masing-masing, mana yang ada keluhannya banyak, kita datangi," kata Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Kemendagri, Zudan Arif Fakrulloh, di Anjungan Keong Mas, TMII, Jakarta Timur. Sabtu (21/10).
Zudan menjelaskan, pihaknya sudah mengirim blanko e-KTP ke seluruh Kabupaten dan Kota yang ada di Indonesia. Jadi, kata Zudan, sudah tidak lagi ada alasan kurangnya blanko seperti yang banyak dikeluhkan.
"Blanko juga sudah kami kirim ke seluruh Kabupaten/Kota, Kami kirim ke DKI, termasuk ke kelurahan-kelurahan," ujarnya.
Blanko yang tersedia, sebanyak 25,9 juta. Stok itu cukup untuk Desember 2018. Zudan menambahkan, sebenarnya pihak Kemendagri menginginkan pencetakan e-KTP bisa dilakukan di tingkat Kelurahan atau Kecamatan.
ADVERTISEMENT
"Sebenarnya kita berharap bisa langsung mencetak sebagaimana di sini (TMII). Kalau sudah siap cetak, semua e-KTP sudah bisa dicetak," kata Zudan, saat menjawab pertanyaan mengenai mudahnya membuat E-KTP di Kawasan TMII pada saar acara Nusantara Expo.
"Sekarang kan sudah kami sederhanakan bahkan kalau terkumpul 100 orang dalam satu daerah, petugas nya yang datang tidak perlu pengantar RT/RW cukup membawa kartu keluarga, kan sudah kami buktikan di sini. Sudah kami mudahkan sekali tidak perlu bawa apa-apa hanya foto copy KK cukup," lanjut Zudan.
Seperti diketahui, Kemendagri mengadakan acara Nusantara Expo yang didalamnya ada pelayanan perekaman untuk 50-100 orang pengunjung yang belum mempunyai e-KTP. Warga yang datang kesana membuat e-KTP, sehari setelahnya bisa mendapatkan e-KTP tersebut.
ADVERTISEMENT
Namun karena informasi itu menyebar, jadi ribuan orang berbondong-bondong datang ke TMII.
Video
reporter: Adhim Mugni
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan