Kemendikbud: Mahasiswa Bisa Banding bila UKT Tak Sesuai, Jangan Palsukan Data
·waktu baca 2 menit

Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) menegaskan mahasiswa perguruan tinggi negeri (PTN) bisa mengajukan keringanan uang kuliah tunggal (UKT) bila tidak sesuai dengan kemampuan bayar mereka.
Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kemendikbudristek, Prof. Ir. Nizam, PhD mengatakan, pengajuan keringanan atau banding UKT bisa dilakukan berulang kali sampai sesuai kemampuan bayar mahasiswa. Tetapi, Nizam mewanti-wanti jangan sampai ada pemalsuan data.
"Kalau memang belum sesuai dengan kemampuan tentu boleh banding. Tapi jangan memalsukan data. Ngakunya miskin, tapi hapenya baru terus, ke kampus sepeda motornya 150 cc," ujar Nizam, Rabu (19/1).
Yang mampu bayarlah sesuai kemampuan, syukur-syukur dilebihkan untuk membantu mahasiswa yang kurang mampu," kata Nizam.
Sementara terkait pengajuan keringanan UKT mahasiswa, Nizam menjelaskannya aturan tersebut dibuat sendiri oleh perguruan tinggi.
"Sistemnya [pengajuan keringanan UKT] di masing-masing perguruan tinggi yang mengatur," kata Nizam.
Menurut Nizam, Indonesia termasuk negara dengan biaya kuliah yang rendah bila dibanding dengan negara tetangga lainnya.
"Kalau dibanding dengan negara-negara tetangga, pendanaan perguruan tinggi kita masih jauh lebih rendah," ujar mantan Dekan Fakultas Teknik UGM ini.
Nizam menyebut bahwa prinsip utama pendidikan tinggi di Indonesia adalah tidak boleh ada mahasiswa PTN yang sampai tidak bisa kuliah karena alasan ekonomi.
Persoalan UKT ramai dikeluhkan oleh mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Berawal dari kisah perjuangan Nur Riska Fitri Aningsih, mahasiswi Pendidikan Sejarah Universitas Negeri Yogyakarta angkatan 2020 yang sulit membayar UKT hingga di akhir perjuangan dia meninggal karena sakit hipertensi.
Kisah Riska membuka mata banyak pihak terkait penetapan besaran UKT yang dinilai kerap bermasalah. Setelahnya, puluhan bahkan ratusan mahasiswa UNY menyebut bahwa UKT mereka tidak sesuai dengan kemampuan.
