Kemendikbud: Vaksinasi Jadi Modal Besar PTM, tapi Bukan Syarat

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wamenkes Dante Saksono dalam acara Kick Off Vaksinasi Anak 6-11 Tahun di SDN Cempaka Putih Timur, Jakarta Pusat, Selasa (14/12). Foto: Haya Syahira/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wamenkes Dante Saksono dalam acara Kick Off Vaksinasi Anak 6-11 Tahun di SDN Cempaka Putih Timur, Jakarta Pusat, Selasa (14/12). Foto: Haya Syahira/kumparan

Pemprov DKI Jakarta memulai vaksinasi anak umur 6-11 tahun di SDN 03 Cempaka Putih Timur, Jakarta Pusat. Vaksinasi corona untuk anak ini akan meningkatkan keamanan saat menjalani pembelajaran tatap muka.

Dirjen PAUD Kemendikbudristek Jumeri mengatakan vaksinasi ini diharapkan dapat membantu proses Pembelajaran Tatap Muka (PTM) yang sedang berlangsung. Meski sudah dipastikan, vaksinasi bukan syarat siswa ikut PTM.

“Vaksinasi tidak kita persyaratkan sebagai syarat pembukaan PTM, tapi vaksinasi mendukung, mendorong, keamanan keselamatan kita agar bisa melaksanakan pembelajaran dengan baik,” kata Jumeri kepada wartawan di kepada wartawan di acara Kick Off Vaksinasi Anak 6-11 Tahun di Jakarta Pusat, Selasa (14/12).

Sejumlah siswa menunggu untuk divaksinasi COVID-19 di SDN Cempaka Putih Timur 03, Jakarta, Selasa (14/12/2021). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan

Jumeri mengatakan, selama ini terdapat penurunan capaian pembelajaran dari siswa akibat harus belajar dari rumah. Dimulainya PTM jadi harap baru untuk kembali meningkatkan kompetensi siswa sesuai dengan kurikulum yang telah ditetapkan.

“Anak-anak kita sudah terkunci selama 2 tahun di rumah, pembelajaran di rumah, dan kita lihat banyak tekanan terjadi penurunan capaian belajar tersebut,” jelasnya.

Tenaga kesehatan menyuntikkan vaksin COVID-19 kepada pelajar di SDN Cempaka Putih Timur 03, Jakarta, Selasa (14/12/2021). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan

Maka dari itu, sebagai langkah untuk memastikan masyarakat Indonesia terbebas dari COVID-19 khususnya klaster PTM, pemerintah langsung menggalakkan vaksinasi anak di 115 kabupaten kota yang tersebar di 19 provinsi.

“Mohon jadi pemahaman bersama dan mohon dukungan bersama semua pihak agar proses vaksinasi berjalan baik dan atas nama semua lembaga pendidikan di indonesia khususnya jenjang SD,” pungkasnya.