Kemenhaj Arab Saudi Rilis Panduan Baju Ihram bagi Jemaah Wanita

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Jemaah wanita di Masjidil Haram (30/4/2022). Foto: gph.gov.sa
zoom-in-whitePerbesar
Jemaah wanita di Masjidil Haram (30/4/2022). Foto: gph.gov.sa

Baju ihram adalah baju yang dikenakan saat melaksanakan ibadah umrah/haji. Bagi jemaah pria, baju ihram diatur ketat, yaitu terdiri dari dua kain putih tak berjahit.

Hal ini berbeda dengan spesifikasi baju ihram jemaah wanita yang lebih longgar, syarat utamanya menutup semua badan kecuali wajah dan telapak tangan.

Baru-baru ini Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Arab Saudi merilis panduan baju ihram bagi wanita.

“Wanita diperbolehkan mengenakan pakaian apa pun yang mereka pilih untuk menunaikan ibadah haji atau umrah selama syarat-syarat berikut terpenuhi,” ujar Kemenhaj dalam unggahan di X, dikutip Senin (18/9).

Jemaah umrah pria dan wanita. Foto: Makkah Region

Syarat-syarat tersebut adalah:

  • pakaian harus lebar dan longgar

  • tidak ada elemen dekoratif di pakaian.

  • pakaian harus menutupi seluruh tubuh

Tidak ada pedoman soal warna baju ihram bagi wanita. Meski ada jemaah yang berpakaian warna cerah, selama ini mayoritas memakai warna hitam atau putih.

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas (tengah) dan istri berbaju ihram didampingi petugas haji. Foto: ANTARA FOTO/Wahyu Putro A