Kemenhaj Tetapkan 2 Syarikah untuk Haji 2026, Tekan Biaya Jadi 2.100 Riyal
30 September 2025 13:25 WIB
·
waktu baca 2 menit
Kemenhaj Tetapkan 2 Syarikah untuk Haji 2026, Tekan Biaya Jadi 2.100 Riyal
Kementerian Haji dan Umrah mengungkapkan bahwa hanya ada dua perusahaan penyedia layanan (syarikah) di Arab Saudi yang ditunjuk dalam pengelolaan layanan jemaah selama ibadah haji.kumparanNEWS

ADVERTISEMENT
Kementerian Haji dan Umrah mengungkapkan bahwa hanya ada dua perusahaan penyedia layanan (syarikah) di Arab Saudi yang ditunjuk dalam pengelolaan layanan jemaah selama ibadah haji 2026 mendatang.
ADVERTISEMENT
Jumlah itu berbeda dibandingkan dengan pelaksanaan ibadah haji tahun lalu, yakni delapan syarikah.
Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, menyebut penunjukan dua syarikah tersebut menekan biaya perjalanan haji 2026 sebesar 200 riyal.
"Penunjukan atau lelang syarikah sudah dimulai, dan alhamdulillah biaya bisa kita tekan lebih dari 200 riyal (Rp 889.000)," kata Dahnil kepada wartawan, di Kantor Kementerian Haji dan Umrah, Jakarta Pusat, Selasa (30/9).
"Yang tadinya biaya syarikah itu 2.300 [riyal], tahun ini kita tekan tanpa ada pungli, tanpa ada manipulasi itu menjadi 2.100 [riyal]. Dan ke depan kita hanya menggunakan 2 syarikah, tidak lagi 8 syarikah," jelas dia.
Adapun dua syarikah tersebut yakni Rakeen Mashariq Al Mutamayizah Company For Pilgrim Service dan Albait Guest.
ADVERTISEMENT
Dahnil menjelaskan, pemerintah juga telah menetapkan skema kontrak jangka panjang untuk penyediaan layanan haji. Ia menyebut, langkah itu dilakukan untuk mencegah praktik manipulasi dalam proses lelang syarikah.
"Kemudian kontraknya juga multi-year, jadi tidak kontrak per tahun. Kemudian pengadaan setiap tahun, tidak, jadi kita tetapkan langsung 3 tahun," ucap dia.
"[Ini] untuk mencegah praktik-praktik manipulasi, praktik-praktik feedback terkait dengan pelelangan syarikah di Saudi Arabia," imbuhnya.
Dalam kesempatan itu, Dahnil juga menerangkan awalnya terdapat 150 syarikah yang berpartisipasi dalam proses lelang.
Setelah dilakukan proses penyaringan yang ketat, lanjut dia, barulah terpilih dua syarikah yang akan melayani jemaah haji Indonesia untuk tahun 2026 mendatang.
"Syarikah itu yang ikut seleksi ada lebih dari 150 syarikah. Dalam proses lelang dan segala macam terpilih, awalnya ada tinggal 50, kemudian ada tinggal sekitar 20," ucap dia.
ADVERTISEMENT
"Kemudian terakhir itu ada tinggal empat, dan terakhir nanti akan dipilih dua syarikah. Dan itu sudah diumumkan oleh kantor urusan haji Saudi Arabia," pungkasnya.
