Kemenhaj Usul Tambahan Anggaran Rp 1,8 T untuk Persiapan Haji 2027

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Menteri Haji (Menhaj), Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan, saat memberikan keterangan usai rapat di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (10/6/2026). Foto: Jeni Ritanti/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Menteri Haji (Menhaj), Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan, saat memberikan keterangan usai rapat di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (10/6/2026). Foto: Jeni Ritanti/kumparan

Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf, mengusulkan tambahan anggaran sebesar Rp 1,8 triliun untuk persiapan penyelenggaraan haji 2027. Usulan itu disampaikan Gus Irfan dalam rapat kerja bersama komisi VIII DPR.

“Ada penyesuaian anggaran. Ada sekitar Rp 1,8 triliun. Karena persiapan haji belum dianggarkan pada pagu 2027 kemarin. Jadi kita ajukan 1,8 tambahan untuk persiapan haji,” kata Irfan usai rapat di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (10/6).

Irfan menjelaskan, tambahan anggaran itu mencakup berbagai kebutuhan persiapan dalam negeri, termasuk penyiapan sumber daya manusia.

“Persiapan segala macam. Persiapan dalam negeri, termasuk juga sebagian untuk penyiapan SDM kita,”

Irfan menyebutkan, ketersediaan SDM dalam kementeriannya saat ini dinilainya belum lengkap.

“Karena SDM kita belum lengkap, kemarin kita masih tambal sulam, sekarang kita mau lengkapi semuanya,” ujarnya.

Sementara itu, terkait evaluasi penyelenggaraan haji 2026, Irfan menyebut agenda tersebut belum masuk dalam pembahasan hari ini dan akan dijadwalkan tersendiri setelah seluruh proses pemulangan jemaah rampung.

Hingga Rabu (10/6), Irfan menyebutkan sekitar 60 ribu jemaah atau sekitar 30 persen dari total jemaah Indonesia telah kembali ke Tanah Air. Pemulangan dijadwalkan selesai pada 30 Juni, dengan kloter terakhir diperkirakan tiba pada 1 Juli 2026.

“Hari ini sudah 60 ribuan berarti sekitar 30 persen kembali ke tanah air,” kata Irfan.