Kemenkes Akan Distribusikan Vaksin Janssen ke Daerah Aglomerasi
·waktu baca 2 menit

Indonesia menerima bantuan 500 ribu dosis vaksin Janssen dari Belanda. Ratusan ribu dosis vaksin jadi itu tiba di Bandara Soetta, Tangerang, pada Sabtu (11/9) ini.
Wakil Menteri Kesehatan, Dante Saksono, menyatakan vaksin Janssen akan digunakan di daerah aglomerasi seperti Jabodetabek serta Surabaya dan sekitarnya.
"Di tahap awal ini vaksin Janssen akan didistribusikan ke daerah aglomerasi," ujar Dante saat konpers kedatangan vaksin Janssen.
Pada hari ini, Indonesia juga menerima vaksin Sinovac dalam bentuk jadi sebanyak 2 juta dosis.
Dengan bantuan tersebut, kini Indonesia telah menerima lebih dari 232 juta dosis vaksin dari berbagai produsen baik dalam bentuk bahan baku maupun jadi.
Banyaknya stok vaksin yang sudah diterima, kata Dante, membuat masyarakat memiliki akses yang terbuka terhadap vaksin. Namun ia mengingatkan masyarakat tak pilih-pilih vaksin.
"Jangan lupa juga untuk vaksin, jangan pilih-pilih vaksin. Vaksin yang terbaik adalah yang tersedia saat ini," kata Dante.
BPOM sebelumnya telah memberikan izin penggunaan darurat bagi vaksin Janssen pada 7 September.
Janssen COVID-19 Vaccine adalah vaksin sekali suntik yang dikembangkan Janssen Pharmaceutical Companies dengan platform Non-Replicating Viral Vector menggunakan vector Adenovirus (Ad26). Vaksin ini diproduksi di beberapa fasilitas produksi, antara lain di Grand River USA, Aspen South Africa, dan Catalent Indiana, USA.
Di Indonesia, vaksin ini didaftarkan oleh PT Integrated Health Indonesia (IHI) sebagai pemegang EUA dan bertanggung jawab untuk penjaminan keamanan, khasiat, dan mutu vaksin.
