Kemenkes Belum Temukan Cacar Monyet Jenis 1B seperti di Kongo, Afrika

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
2
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi cacar monyet atau Monkeypox. Foto: Halfpoint/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi cacar monyet atau Monkeypox. Foto: Halfpoint/Shutterstock

Kemenkes menyampaikan perkembangan kasus Monkey Pox atau cacar monyet sudah memasuki Tanah Air. Saat ini tercatat ada 88 kasus yang terdeteksi.

"Sampai sekarang jumlah kasus m-pox yang positif masih 88," kata Jubir Kemenkes Siti Nadia Tarmizi saat dijumpai di kompleks parlemen, Jakpus, Selasa (3/9).

Siti menuturkan, pihaknya ada 10 suspek yang teridentifikasi. Namun, dari hasil sampel tersebut terdapat 7 yang dinyatakan negatif.

"Memang kemarin sempat ada 5 suspek, terus beberapa harian lalu itu sempat ada 10 suspek, dan kemarin dari Bandara Soetta itu dikatakan ada 3 suspek ya. Tapi semuanya sampai saat ini masih ada 7 sampel yang dalam pemeriksaan yang lain sudah negatif," jelasnya.

Menurut Siti, hingga saat ini kasus jenis cacar monyet 1B yang seperti di Kongo belum ditemukan di Indonesia. Sedangkan sebaran 7 orang yang terduga cacar monyet tersebar di Jakarta, Bali dan Jogja.

"Jadi jumlah kasus M-POX di kita masih belum bertambah. Dan klit 1B yang seperti di Kongo itu belum kita temukan," kata Nadia.