Kemenkes Sudah Dengar Ada Pejabat Di-booster Moderna: Kami Perbaiki Pengawasan

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 Kemenkes dr. Siti Nadia Tarmizi saat memberikan keterangan secara virtual. Foto: Kemenkes RI
zoom-in-whitePerbesar
Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 Kemenkes dr. Siti Nadia Tarmizi saat memberikan keterangan secara virtual. Foto: Kemenkes RI

Booster atau suntikan ketiga vaksin corona saat ini seharusnya hanya diberikan ke tenaga kesehatan (nakes). Sebab, mereka yang dinilai paling berisiko tertular.

Namun ternyata di lapangan, tak hanya nakes yang mendapatkan booster, khususnya dengan vaksin Moderna. Sejumlah pejabat juga demikian.

Terbaru, dikutip dari Babel Hits, Wali Kota Pangkalpinang Masagus Hakim telah menerima booster Moderna.

kumparan post embed

Apa tanggapan Kemenkes terkait hal ini?

"Kami mendengar mengenai hal tersebut (bahwa sejumlah pejabat telah divaksinasi booster). Kembali kami menegaskan bahwa sesuai rekomendasi ahli, vaksinasi dosis ketiga (booster) hanya diberikan kepada tenaga kesehatan," kata jubir vaksinasi Kemenkes Siti Nadia Tarmizi kepada kumparan, Jumat (27/8).

"Maupun tenaga pendukung kesehatan yang telah mendapatkan dosis pertama dan kedua vaksin COVID-19," imbuh dia.

Nadia juga menyebut akan segera memperbaiki hal ini. Nakes tetaplah yang berhak menerima booster saat ini.

"Terkait dengan kebocoran yang terjadi, kami akan senantiasa memperbaiki sistem dan juga pengawasan di lapangan dengan bekerjasama dengan berbagai pihak," tutup Nadia.