Kemensos Beri Operasi Katarak Gratis untuk 2 Ribu Lansia

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kemensos Beri Operasi Katarak Gratis di RSUD Cut Mutia Aceh Utara, 27-29 Mei 2024.  Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Kemensos Beri Operasi Katarak Gratis di RSUD Cut Mutia Aceh Utara, 27-29 Mei 2024. Foto: Dok. Istimewa

Kementerian Sosial (Kemensos) menggelar operasi katarak gratis untuk 2.022 pengidap katarak di berbagai wilayah Indonesia. Hal itu dilakukan dalam rangka memperingati Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) 2024.

Puncak acara akan diselenggarakan di Kabupaten Aceh Utara pada Rabu (29/5). Di wilayah ini, dari 1.014 orang yang berminat menjalani operasi katarak dan telah menjalani screening biometri, sebanyak 392 pasien dinyatakan layak untuk dioperasi.

Penyuluh sosial dari Kemensos, Feri Afrianto, menjelaskan bahwa operasi katarak gratis di Aceh Utara dimulai dengan screening pada 14-16 Mei 2024 di 32 puskesmas setempat.

Kemensos Beri Operasi Katarak Gratis di RSUD Cut Mutia Aceh Utara, 27-29 Mei 2024. Foto: Dok. Istimewa

"Pada proses screening ini, ada pemeriksaan gula darah, tekanan darah, dan kolesterol pada 2.018 pasien, baik lansia maupun non-lansia. Dari hasil ini, 836 pasien dinyatakan memenuhi syarat oleh dokter umum," jelas Feri kepada wartawan, Selasa (28/5).

Ia juga menyoroti edukasi untuk mengurangi stigma dan ketakutan masyarakat terhadap operasi katarak.

"Kami rekam proses operasi yang berhasil untuk menunjukkan bahwa operasi katarak cepat dan aman. Kami pastikan bahwa operasi ini zero incident, tanpa insiden kegagalan," tegasnya.

Operasi ini berlangsung pada 27-29 Mei 2024 di RSUD Cut Mutia, dengan melibatkan tim dokter dari Persatuan Dokter Mata Indonesia (Perdami) Pusat, Perdami Aceh, dan dokter RSUD Cut Mutia.

Menteri Sosial Tri Rismaharini menegaskan pentingnya penanganan dini terhadap katarak.

"Pengidap katarak harus segera dioperasi karena jika terlambat bisa menyebabkan kebutaan. Jika sudah menjadi disabilitas netra, produktivitas mereka akan menurun dan bisa menjadi beban bagi keluarga," ujarnya dalam keterangan rilis Kemensos, Senin (27/5).

Pasien penderita katarak, Sufi (74), mengaku senang mendapat bantuan ini.

"Lebih kurang lima bulan sakit, kepala dan mata terasa sakit. Senang dapat bantuan dari pemerintah," ujar lansia yang bekerja sebagai buruh bangunan itu.

Sementara lansia lainnya, Siti Romlah (70) dari Banda Baru, berharap dirinya bisa kembali menjahit baju untuk anak dan cucunya setelah operasi. Ia telah menderita katarak selama empat tahun.

"Saya dengar dari radio dan langsung mendaftar. Senang sekali dapat bantuan ini, semoga cepat sembuh," ujarnya kepada wartawan, Selasa (28/5).

Sejak menjabat sebagai Menteri Sosial pada akhir 2020, Risma telah memfasilitasi operasi katarak gratis bagi lebih dari 7.000 orang.

Dalam rangkaian HLUN 2024, selain di Aceh Utara, operasi katarak gratis juga dilakukan di RSUD Cililin, Kabupaten Bandung Barat untuk 121 pasien, dan di RSUD Nganjuk, Jawa Timur untuk 254 pasien.

Program serupa juga telah digelar di Kota Kupang, Kabupaten Timor Tengah Selatan, Kabupaten Bima, Kabupaten Halmahera Utara, Kabupaten Sigi, dan Kabupaten Donggala. Pada Juni 2024, operasi ini akan dilanjutkan di Kota Makassar, Kabupaten Gowa, Manokwari, dan Bengkulu.

Program ini melibatkan rumah sakit umum daerah, dokter spesialis mata, dan menggunakan peralatan canggih dari Jakarta untuk mempercepat proses operasi dan memperkecil risiko pasca-operasi.

Selain operasi katarak, rangkaian kegiatan HLUN yang berlangsung sejak 1 Mei 2024 mencakup layanan kesehatan bagi 2.019 lansia di Aceh Utara yang ditangani oleh 32 Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas), sidang isbat bagi 177 pasangan lansia, perekaman data kependudukan dan E-KTP di rumah lansia, pemeriksaan THT dan pemberian 200 alat bantu dengar, donor darah, layanan pemeriksaan dan pengobatan gratis, serta pembangunan RST.