Kemensos Salurkan Bantuan Rp 110 T, Ajak Warga Ikut Koreksi Data Penerima Bansos

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Mensos Saifullah Yusuf (Gus Ipul) bersama jajaran Kemensos menghadiri acara Refleksi Akhir Tahun 2025 di Gedung Aneka Bhakti Kemensos, Jakarta, Rabu (31/12/2025). Foto: Kemensos RI
zoom-in-whitePerbesar
Mensos Saifullah Yusuf (Gus Ipul) bersama jajaran Kemensos menghadiri acara Refleksi Akhir Tahun 2025 di Gedung Aneka Bhakti Kemensos, Jakarta, Rabu (31/12/2025). Foto: Kemensos RI

Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menyatakan bahwa penyaluran Bantuan Sosial (Bansos) reguler, penebalan Bansos, dan Bantuan Langsung Tunai Sementara (BLTS) 2025 telah mencapai lebih dari Rp 110 triliun.

“Jadi Bansos Reguler kita itu ditambah dengan penebalan Bansos di bulan Juni-Juli dan juga ada BLTS di akhir tahun itu nilainya lebih dari Rp 110 triliun. 2025 yang sudah tersalur ya kan,” ujar Gus Ipul, saat ditemui usai agenda Doa Awal Tahun di Kantor Kementerian Sosial, Jakarta, Jumat (9/1/2026).

Menurut Gus Ipul, penyaluran bantuan dilakukan secara bertahap dan tetap memperhatikan validasi data penerima manfaat.

“Sudah ada lebih dari 3 juta tahun ini yang kita alihkan kepada penerima manfaat yang lebih memenuhi kriteria. Kita juga mengalihkan 11 juta lebih penerima manfaat PBI, diserahkan kepada mereka yang lebih memenuhi kriteria,” katanya.

Mensos Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dan Wamensos Agus Jabo memimpin rapat koordinasi percepatan buka rekening kolektif (Burekol) penerima bansos di kantor Kemensos, Selasa (12/8/2025). Foto: Dok. Kemensos

Menteri Sosial menekankan, seluruh bantuan disalurkan secara transparan dan terbuka bagi masyarakat untuk memberikan masukan atau sanggahan jika ada data yang belum tepat.

“Sekali lagi saya mengundang masyarakat luas untuk ikut memperbaiki data itu, saluran kita siapkan, dan memang Presiden meminta kami semua untuk lebih terbuka dalam urusan data ini,” ujarnya.

Program ini merupakan bagian dari mandat Presiden agar Bansos tepat sasaran dan disertai pemberdayaan, sehingga penerima manfaat dapat mengalami peningkatan kualitas hidup secara berkelanjutan.

Penasihat I DWP Kemensos Fatma Saifullah Yusuf didamping Penasihat 2 DWP Kemensos Intan Agus Jabo memberikan bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) di BBPPKS Yogyakarta, Selasa (22/7/2025). Foto: Kemensos RI
Kemensos mengirimkan bantuan kepada ribuan korban banjir rob di Kabupaten Merauke, Provinsi Papua Selatan. Foto: Dok. Kemensos

Gus Ipul menambahkan, pihaknya terus melakukan konsolidasi data dan simulasi penyaluran, termasuk untuk program MBG bagi lansia dan penyandang disabilitas yang tengah dikaji.

“Sementara ini sesuai arahan Pak Tito Mendagri, kami akan coba konsolidasi segera mungkin setelah datanya tuntas, setelah di ACC kami segera salurkan,” jelasnya.

Dengan capaian ini, Kemensos berharap penyaluran Bansos 2025 dapat berdampak nyata bagi masyarakat, terutama bagi keluarga miskin, lansia, dan penyandang disabilitas.