Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Wamensos Agus Jabo instruksikan Sekolah Rakyat gunakan dapur mandiri untuk makan siang murid, transisi dari sistem catering mulai tahun ajaran baru. Foto: Dok. Kemensos
zoom-in-whitePerbesar
Wamensos Agus Jabo instruksikan Sekolah Rakyat gunakan dapur mandiri untuk makan siang murid, transisi dari sistem catering mulai tahun ajaran baru. Foto: Dok. Kemensos

Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo Priyono mengatakan, setiap gedung permanen Sekolah Rakyat akan memiliki dapur mandiri. Nantinya, dapur tersebut beroperasi untuk menyediakan makanan bagi para murid.

Hal ini disampaikan Agus Jabo saat menghadiri Rapat Koordinasi Gugus Tugas Pengendalian Operasional Sekolah Rakyat di Sentra Inten Soeweno, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (6/5/2026). Pertemuan ini membahas mengenai Monitoring dan Evaluasi Kinerja Tenaga Kependidikan Juru Masak dan Disiplin ASN pada Sekolah Rakyat

"Kedepan begitu tahun ajaran baru sudah dimulai, kita harus masak menggunakan dapur-dapur yang sudah ada di Sekolah Rakyat," kata Agus Jabo.

Saat ini, penyediaan makanan bagi murid-murid Sekolah Rakyat di lokasi rintisan menggunakan sistem catering. Agus Jabo menjelaskan, kini pihaknya sedang menyiapkan regulasi dan skema transisi secara bertahap dari sistem catering ke dapur mandiri. Ia menekankan agar proses persiapan itu dilakukan secara matang dan hati-hati.

"Transisi dari sistem catering menuju pengelolaan dapur mandiri harus dilaksanakan secara hati-hati dan terencana," tegas dia.

Wamensos Agus Jabo instruksikan Sekolah Rakyat gunakan dapur mandiri untuk makan siang murid, transisi dari sistem catering mulai tahun ajaran baru. Foto: Dok. Kemensos

Agus Jabo menyebut, pihaknya bakal mengidentifikasi sekolah mana saja yang sudah menerima peralatan masak dan merekrut juru masak. "Ini penting, jadi rekomendasinya yang perlu kita persiapkan adalah identifikasi. Identifikasi sekolah-sekolah rakyat yang sekarang ini sudah menerima peralatan dan sudah rekrutmen juru masak," ujarnya.

Agus Jabo juga menyampaikan bahwa layanan permakanan ini berkaitan langsung dengan kesehatan para peserta didik di Sekolah Rakyat.

Oleh karena itu, ia menegaskan agar tidak boleh ada kompromi terhadap kualitas, keamanan dan integritas dalam penyediaan makanan bagi murid-murid.

"Jadi kualitasnya kalau bisa dinaikkan. Kenapa? Karena ini ada di rumahnya sendiri (dapur mandiri Sekolah Rakyat), peralatannya punya sendiri. Kemarin kan diurus oleh orang lain (catering), ini sudah punya kita sendiri. Jadi tidak boleh ada kompromi terhadap kualitas," tegas Agus Jabo.

Wamensos Agus Jabo instruksikan Sekolah Rakyat gunakan dapur mandiri untuk makan siang murid, transisi dari sistem catering mulai tahun ajaran baru. Foto: Dok. Kemensos

"Jadi yang sangat penting masalah gizi sama keamanan makanan itu. Proses pengolahan yang higienis, aman dan kesesuaian dengan prinsip gizi seimbang," sambungnya menegaskan.

Turut hadir dalam rapat ini Plt Irjen Kemensos sekaligus Ketua Gugus Tugas, Dody Sukmono; Staf Ahli Menteri Bidang Aksesibilitas Sosial, Abdul Muis; dan para pejabat di lingkungan Kemensos.