Kementan Monitoring dan Evaluasi Percepatan Pembangunan Perkebunan TA 2020

kumparanNEWSverified-green

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Tim Monev Ditjen Perkebunan Kementan mengunjungi wilayah Sumatera Selatan, Jawa Barat, Maluku Utara, dan Lampung dalam kegiatan monitoring dan evaluasi percepatan perkebunan 2020. Foto: Kementan RI
zoom-in-whitePerbesar
Tim Monev Ditjen Perkebunan Kementan mengunjungi wilayah Sumatera Selatan, Jawa Barat, Maluku Utara, dan Lampung dalam kegiatan monitoring dan evaluasi percepatan perkebunan 2020. Foto: Kementan RI

Di tengah masa pandemi virus corona, Kementerian Pertanian (Kementan) terus berupaya mendorong dan memacu jajaran untuk lebih sigap dalam mempercepat pelaksanaan serapan kegiatan tahun anggaran (TA) 2020.

Upaya yang dilakukan dengan melakukan monitoring dan evaluasi kegiatan di lapangan pada sektor pertanian termasuk perkebunan, secara tepat dan berkualitas demi peningkatan kesejahteraan petani.

Hal ini sesuai arahan Mentan Syahrul Yasin Limpo kepada seluruh jajaran lingkup Kementan dalam Rapat Pimpinan C tanggal 25 Juni 2020 lalu, agar segera mempercepat proses serapan kegiatan di lapangan.

Tim Monev Ditjen Perkebunan Kementan mengunjungi wilayah Sumatera Selatan, Jawa Barat, Maluku Utara, dan Lampung dalam kegiatan monitoring dan evaluasi percepatan perkebunan 2020. Foto: Kementan RI

Oleh karena itu, Direktorat Jenderal Perkebunan bergerak cepat dengan membentuk Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) Percepatan Kegiatan Pembangunan Perkebunan TA 2020, dengan melibatkan Tim Inspektorat Jenderal (ITJEN) dan Tim Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

Waktu dan tempat kegiatan Tim Monev dibagi menjadi tiga periode, yaitu Periode I pada 2-6 Juli 2020 di Provinsi Jawa Tengah, Sulawesi Tengah dan Sulawesi Selatan, Periode II pada 7-11 Juli 2020 di Provinsi Jawa Barat, Riau, Sumatera Selatan, Aceh dan Maluku Utara, sedangkan Periode III pada 12-16 Juli 2020 di Provinsi Lampung, Kalimantan Barat, Sulawesi Tenggara, dan Jawa Timur.

Direktorat Tanaman Semusim dan Rempah sebagai Tim Monev Ditjen Perkebunan berperan aktif dalam pelaksanaan kegiatan ini dengan mengunjungi Sumatera Selatan, Jawa Barat, Maluku Utara, dan Lampung.

“Tugas Tim Monev ini me-monitoring dan evaluasi dengan meninjau secara langsung progres kegiatan yang dilaksanakan di provinsi tersebut, selanjutnya mengawal strategi-strategi percepatan kegiatan dan serapan anggaran, serta diakhiri penandatangan komitmen pelaksanaan kegiatan di Provinsi Lampung oleh Itjen, BPKP, Satker Daerah dan Ditjen Perkebunan,” kata Direktur Tanaman Semusim dan Rempah, Hendratmojo Bagus Hudoro, mewakili Direktur Jenderal Perkebunan pada kegiatan monev tersebut.

Tim Monev Ditjen Perkebunan Kementan mengunjungi wilayah Sumatera Selatan, Jawa Barat, Maluku Utara, dan Lampung dalam kegiatan monitoring dan evaluasi percepatan perkebunan 2020. Foto: Kementan RI

Di Sumatera Selatan, Tim Monev Ditjen Perkebunan bersama Satker Daerah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) dan Kabupaten Ogan Komering Ulur (OKU) Timur melihat progres kegiatan pembangunan komoditas tebu khususnya kegiatan perluasan dan rawat ratoon. Selanjutnya berdiskusi bersama dengan Kepala Desa dan Kelompok Tani Tebu di dua kabupaten tersebut dan mendapat respons positif.

“Kami sangat antusias dan menyambut baik kehadiran Tim Monev dari Pusat. Dengan dilakukannya diskusi dengan para petani diharapkan dapat memecahkan persoalan yang dihadapi petani tebu di Kabupaten OKI dan OKU Timur, “ ujar Sapardi, salah satu Kepala Desa di OKU Timur.

Sedangkan di Jawa Barat, Tim Monev melihat progres kegiatan pengembangan Tebu di Kabupaten Subang dan mengunjungi Pabrik Gula Subang, dilanjutkan mengunjungi lokasi pengembangan serai wangi.

Tim Monev Ditjen Perkebunan Kementan mengunjungi wilayah Sumatera Selatan, Jawa Barat, Maluku Utara, dan Lampung dalam kegiatan monitoring dan evaluasi percepatan perkebunan 2020. Foto: Kementan RI

Pada kesempatan kunjungan di Maluku Utara, Tim Monev meninjau salah satu produsen benih di Desa Ake Diri, Kabupaten Halmahera Barat, yaitu CV. Nuada Maristika Jaya dan memberikan bantuan benih cengkeh kepada Kelompok Tani Simomi Gam di Desa Marimabati, Kecamatan Jailolo Selatan, Kabupaten Halmahera Barat.

Bantuan benih ini merupakan bagian dari kegiatan Rehabilitasi Cengkeh Direktorat Jenderal Perkebunan seluas 150 hektar di Kabupaten Halmahera Barat seluas 150 hektar.

Sementara itu, pada kunjungan di Lampung, Tim Monev berkesempatan berdiskusi bersama dengan Kelompok Tani Lada di Kabupaten Tanggamus dan dilanjutkan dengan melihat progres kegiatan pengembangan komoditi lada.

Petani memperlihatkan biji lada yang sudah dipanen. Foto: ANTARA FOTO/Akbar Tado

Hal ini diapresiasi anggota kelompok tani lada di Kabupaten Tanggamus, dengan mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Ditjen Perkebunan Kementan dalam penyaluran bantuan dalam bentuk HOK rehabilitasi tanaman lada. Harapannya dapat lebih meningkatkan antusias petani untuk mengembangkan dan meningkatkan produksi lada di Kabupaten Tanggamus.

Dengan kunjungan Tim Monev ini, Direktur Tanaman Semusim dan Rempah Hendratmojo, Bagus Hudoro, juga berharap dapat membantu meningkatkan stimulus Satker Daerah untuk mempercepat serapan anggaran kegiatan, sehingga realisasi anggaran pada Juli dan ke depannya di 2020 sesuai dengan target yang ditetapkan.

kumparan post embed

----------------------------------

Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona