Kementerian P2MI Koordinasi dengan Kemlu Track Lokasi PMI Disiksa di Malaysia

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Menteri P2MI Mukhtarudin di Istana Negara Jakarta, Senin (8/9/2025) Foto: Luthfi Humam/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Menteri P2MI Mukhtarudin di Istana Negara Jakarta, Senin (8/9/2025) Foto: Luthfi Humam/kumparan

Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin akan koordinasi dengan pihak Kementerian Luar Negeri untuk menangani kasus penyiksaan dan percobaan pembunuhan terhadap seorang PMI asal Blitar, Diah Ayu Kurniasari (DAK) di Malaysia.

“Kita akan berkoordinasi dulu dengan Kemlu, ya, untuk men-tracking keberadaan yang bersangkutan, posisinya seperti apa. Tapi informasi ini nanti akan kita tindak lanjuti kaitan dengan masalah bagaimana penanganannya,” kata Mukhtarudin saat ditemui di Ballroom Jamsostek, Jakarta pada Kamis (16/10).

DAK ditemukan dalam kondisi yang mengenaskan. Saat ini, kasusnya telah ditangani oleh Polis Diraja Malaysia (PDRM).

Mukhtarudin mengatakan, pemerintah berkewajiban untuk membantu permasalahan WNI di luar negeri baik itu berangkat sebagai pekerja migran yang prosedural maupun nonprosedural.

“Kita punya tim reaksi cepat namanya. Tim reaksi cepat, dan banyak juga yang sudah kita selesaikan terkait dengan PMI kita yang bekerja di luar negeri yang mendapat permasalahan,” tuturnya.

Pekerja Migran Indonesia di Malaysia yang ditemukan dalam keadaan mata tercongkel. Foto: Dok. Istimewa

“Siapa pun itu negara Indonesia yang ada di luar negeri yang bermasalah, hubungan kerja maupun ya apa, PMI-PMI kita, itu kami akan tetap fasilitasi untuk membantu,” lanjutnya.

Diah merupakan PMI asal Blitar yang jadi korban percobaan pembunuhan di Malaysia. Ia ditemukan dalam kondisi mengenaskan dengan luka parah di beberapa bagian tubuh dan kini dirawat di rumah sakit Kuala Lumpur. Kasus ini menjadi perhatian setelah unggahan di media sosial memperlihatkan kondisi korban yang luka parah.

“Setelah menerima informasi tersebut, kami bergerak ke Desa Kebonduren dan berkoordinasi dengan Kepala Desa Kebonduren. Akhirnya kami menemui keluarga, yaitu saudara Saputra Bagus Susanto, adik kandung PMI tersebut,” ujar Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja Disnaker Blitar, Yopie Kharisma Sanusi, Rabu (15/10).

Menurut laporan awal, Diah ditemukan sekarat di jalan tol Malaysia sekitar sepekan lalu sebelum dibawa ke rumah sakit. Pihak berwenang masih menyelidiki penyebab kekerasan tersebut, sementara keluarga dan pemerintah daerah terus berkoordinasi dengan otoritas di Malaysia.

“Untuk kondisi korban, besok akan dipulangkan dari rumah sakit dan akan ditempatkan di tempat yang aman sambil menunggu proses persidangan di Malaysia,” kata Yopie menambahkan.