Kementerian PU Percepat Pemulihan Infrastruktur Pascabencana di Sumatera Barat

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mempercepat penanganan bencana di Provinsi Sumatera Barat dan banjir bandang di Kota Padang. Salah satunya dengan pemulihan akses jalan nasional Tapan-Batas Jambi di Kabupaten Pesisir Selatan.
"Saya minta penanganan banjir bandang di Kota Padang tidak dilakukan sepotong-sepotong. Kita segera normalisasi muara & alur sungainya, selesaikan peninggian tanggulnya, & siapkan pekerjaan sabo dam di hulu Sungai Batang Air Dingin dan Batang Kuranji," kata Menteri PU Dody Hanggodo dalam siaran persnya, Selasa (13/10).
"Untuk Tapan-Batas Jambi, akses sudah kembali fungsional, tetapi 14 titik longsor tetap harus ditangani dan diamankan. Pekerjaan darurat harus segera menyambung ke penanganan permanen," sambungnya.
Dody mengatakan, di Kota Padang, pihaknya melakukan penanganan pada kawasan terdampak banjir bandang dengan fokus pada pemulihan kapasitas aliran sungai dan perlindungan kawasan di sekitarnya. Penanganan mencakup normalisasi muara dan alur sungai serta peninggian tanggul untuk memperkuat perlindungan terhadap potensi peningkatan debit.
Penanganan juga diarahkan hingga ke bagian hulu melalui persiapan pekerjaan sabo dam di Sungai Batang Air Dingin dan Batang Kuranji. Infrastruktur tersebut disiapkan untuk membantu mengendalikan material yang terbawa dari hulu dan mengurangi risiko terhadap kawasan di bagian hilir.
Sementara itu, lanjut dia, pada ruas jalan nasional Tapan-Batas Jambi di Kabupaten Pesisir Selatan, akses yang sebelumnya terganggu akibat longsor telah kembali fungsional. Meski demikian, terdapat 14 titik longsor yang masih membutuhkan penanganan dan pengamanan lebih lanjut.
"Kementerian PU memastikan pekerjaan darurat tidak berhenti pada pembukaan akses, tetapi dilanjutkan dengan penanganan permanen pada titik-titik rawan agar konektivitas masyarakat tetap terjaga dan risiko gangguan berulang dapat dikurangi," tuturnya.
