Kementerian PU Pulihkan Jalan-Fasilitas Publik Pascabencana di Sumatera

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus melakukan pemulihan infrastruktur dan fasilitas publik di wilayah Sumatera yang terdampak bencana. Hampir setahun setelah bencana melanda, proses pemulihan masih berlangsung untuk mengembalikan aktivitas masyarakat yang sempat terhenti.
Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan penanganan bencana dilakukan sejak masa tanggap darurat hingga tahap rehabilitasi dan rekonstruksi. Sejumlah akses yang terputus telah dibuka kembali, sementara jalan dan jembatan dipulihkan.
Selain itu, Kementerian PU menangani layanan air bersih, menyiapkan hunian sementara, serta membangun kembali fasilitas masyarakat dan pelayanan publik agar aktivitas warga dapat kembali berjalan.
"Penanganan dilakukan sejak masa tanggap darurat hingga rehabilitasi dan rekonstruksi. Akses yang terputus dibuka kembali, jalan dan jembatan dipulihkan, layanan air bersih ditangani, hunian sementara disiapkan, serta fasilitas masyarakat dan pelayanan publik dibangun kembali agar aktivitas warga dapat berjalan lagi," kata Dody.
Menurut Dody, pemulihan pascabencana tidak hanya berkaitan dengan pembangunan kembali infrastruktur yang rusak. Lebih dari itu, pemerintah berupaya mengembalikan kehidupan masyarakat di sekitar infrastruktur tersebut.
"Pemulihan tidak berhenti ketika infrastruktur kembali berdiri. Yang ingin dikembalikan adalah kehidupan di sekitarnya," ujarnya.
Dody mengatakan keberadaan infrastruktur yang kembali berfungsi akan membantu masyarakat menjalankan aktivitas sehari-hari. Jalan yang dapat kembali dilalui, misalnya, memungkinkan anak-anak kembali bersekolah dan warga kembali bekerja.
"Ketika jalan kembali dilalui, anak-anak bisa kembali bersekolah, warga dapat bekerja, kebutuhan sehari-hari kembali terjangkau, dan keluarga mulai menata hari-harinya," kata Dody.
Dalam proses pemulihan, Kementerian PU juga melibatkan masyarakat melalui program padat karya. Dengan skema tersebut, warga terdampak dapat ikut membenahi lingkungan sekaligus memperoleh penghasilan.
"Karena itu, pekerjaan pemulihan juga membuka ruang bagi masyarakat untuk terlibat melalui padat karya, memperoleh penghasilan sambil ikut membenahi lingkungan tempat mereka tinggal," ujarnya.
Dody mengatakan Aceh dan sejumlah wilayah terdampak lainnya mulai bangkit secara bertahap. Namun, pekerjaan pemulihan masih terus dilakukan untuk menyelesaikan berbagai kebutuhan masyarakat.
"Masyarakat tidak hanya kembali memiliki jalan, air, dan tempat tinggal, tetapi juga kembali memiliki kepastian untuk melanjutkan hidup," kata Dody.
