News
·
16 Agustus 2020 18:05

Kemhan Godok Rencana Pendidikan Militer 1 Semester bagi Mahasiswa

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Kemhan Godok Rencana Pendidikan Militer 1 Semester bagi Mahasiswa (4338)
Wakil Menteri Pertahanan Sakti Wahyu Trenggono. Foto: Dok Humas Kemenhan
Jelang HUT ke-75 RI, Wamenhan Sakti Wahyu Trenggono menekankan pentingnya pengembangan sumber daya manusia khususnya generasi milenial untuk menggerakkan ekonomi.
ADVERTISEMENT
Selain di bidang ekonomi, kata Trenggono, milenial juga bisa menunjukkan peran serta rasa cinta kepada bangsa dengan bergabung dalam Komponen Cadangan (Komcad) sesuai amanat dari Undang-undang (UU) Nomor 23 Tahun 2019 Tentang Pengelolaan Sumber Daya Nasional Untuk Pertahanan Negara.
"Komcad ini bukan wajib militer. Ini kesadaran dari warga masyarakat yang ingin membela negara jika terjadi perang, difasilitasi dengan memberikan pelatihan selama beberapa bulan. Usai latihan dikembalikan ke masyarakat. Jika negara dalam keadaan perang, mereka siap bertempur," kata Trenggono dalam keterangannya, Minggu (16/8).
Selain itu, Trenggono mengatakan, saat ini Kemhan tengah menjajaki kerja sama dengan Kemendikbud agar para mahasiswa bisa ikut Program Bela Negara.
Trenggono mengusulkan dalam satu semester para mahasiswa mengikuti program militer.
Kemhan Godok Rencana Pendidikan Militer 1 Semester bagi Mahasiswa (4339)
Panglima Koarmada I Laksamana Muda TNI Ahmadi Heri Purwono (kiri) dan Komandan Korps Marinir Mayjen TNI (Mar) Suhartono (kanan) memeriksa kesiapan pasukan saat Apel Geladi Tugas Tempur TK-3 (L-3) Koarmada I TA 2020 di Dermaga JICT, Tanjung Priok. Foto: M Adimaja/ANTARA FOTO
"Nanti, dalam satu semester mereka bisa ikut pendidikan militer, nilainya dimasukkan ke dalam SKS yang diambil. Ini salah satu yang sedang kita diskusikan dengan Kemendikbud untuk dijalankan. Semua ini agar kita memiliki milenial yang tidak hanya kreatif dan inovatif, tetapi cinta bangsa dan negara dalam kehidupan sehari-harinya," kata Trenggono.
ADVERTISEMENT
Lebih lanjut, Trenggono mengatakan, Kemhan melalui Program Bela Negara akan terus menyadarkan masyarakat khususnya milenial agar bangsa menjadi bangsa Indonesia.
Indonesia, kata dia, tak boleh kalah dengan Korsel di mana generasi milenialnya bisa mengubah dunia lewat budaya.
"Kita jangan kalah dengan Korea Selatan yang mampu mengguncang dunia melalui budaya K-Pop, jika dilihat dari sudut pertahanan, itu cara mereka melalui industri kreatifnya mempengaruhi dunia. Indonesia harusnya bisa seperti itu karena kita punya seni dan budaya yang banyak," tuturnya.