Kemhan: Jet Tempur Rafale Tiba di RI Awal 2026, Pesawat Angkut A400M Akhir 2025

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Sejumlah anggota TNI AU berpose di depan pesawat tempur Rafale di Prancis. Pesawat itu telah bertuliskan TNI AU. Foto: Dok TNI AU
zoom-in-whitePerbesar
Sejumlah anggota TNI AU berpose di depan pesawat tempur Rafale di Prancis. Pesawat itu telah bertuliskan TNI AU. Foto: Dok TNI AU

Kementerian Pertahanan (Kemhan) memastikan dua alutsista strategis, yakni jet tempur Rafale dan pesawat angkut A400M, segera tiba di Indonesia. Pengadaan kedua pesawat itu sudah berjalan beberapa tahun ini.

“Jadi memang dalam waktu dekat, kedua platform tadi, A400M pesawat angkut transport yang memang skalanya besar, kemudian juga Rafale, yang pengadaannya memang sudah dari beberapa tahun lalu ya,” ujar Brigjen TNI Frega Wenas Inkiriwang di Kantor Kemhan, Jakarta Pusat, Kamis (18/9).

Kepala Biro Humas Setjen Kemhan RI Brigjen TNI Frega Wenas Inkiriwang saat diwawancara di Kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta Pusat, Kamis (18/9/2025). Foto: Rayyan Farhansyah/kumparan

Indonesia memang memesan 42 jet tempur Rafale buatan Prancis. Lalu, ada juga total 6 pesawat angkut militer A400M yagn dipesan dari Airbus.

“Kemungkinan awal tahun depan, untuk Rafale sudah akan mulai diterima. Kemudian untuk yang A400M mudah-mudahan dalam waktu dekat di akhir tahun ini,” tambahnya.

Frega menekankan, pengadaan alutsista ini dilakukan untuk memperkuat pertahanan Indonesia.

instagram embed

“Apa pun yang dilakukan oleh Kemhan, apa pun yang dilakukan oleh Bapak Presiden Prabowo, termasuk juga diimplementasikan oleh Menteri Pertahanan Sjafrie, di mana Kemhan yang mengawaki, tentunya kita semua meyakinkan bahwa upaya untuk menjaga kedaulatan, keutuhan wilayah dan keselamatan bangsa bisa terus kita jalankan,” ungkapnya.

Sebelumnya, Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono mengungkapkan rencana kedatangan pesawat tempur Rafale buatan Prancis ke Indonesia. Ia menyebut batch pertama akan tiba pada awal 2026 dengan 3 kedatangan pesawat.

instagram embed

“Pesawat Rafale, pesawat buatan Prancis. Rencananya antara Maret, maaf Februari atau Maret (2026) kita akan menerima batch pertama 3 pesawat dulu, tapi nanti di bulan April selanjutnya 3 bulan kemudian itu 3 pesawat lagi,” kata Tonny kepada wartawan di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Sabtu (13/9).

Para penerbang jet tempur TNI AU juga sudah berada di Prancis untuk menjalani pelatihan pengoperasian Rafale. Mereka akan menjajal langsung Rafale yang akan memperkuat TNI AU.

Foto Rafale dengan livery khas TNI AU sudah beredar luas. Begitu juga dengan A400M dengan bendera Indonesia tersemat di badan pesawat.