Kemhan: TNI Investigasi Pemusnahan Amunisi di Garut Berujung 11 Orang Tewas
ยทwaktu baca 1 menit

Pemusnahan aminisi TNI AD di Pantai Cibalong, Pamengkpeuk, Garut, Jabar, menimbulkan korban jiwa. Sedikitnya, ada 11 orang tewas, termasuk 2 anggota TNI.
Karo Infohan Setjen Kemenhan RI, Brigjen TNI Frega Wenas Inkiriwang, mengatakan TNI langsung melakukan investigasi atas kejadian ini. Sebab, biasanya, pemusnahan amunisi ini berjalan dengan baik.
"Saat ini proses investigasi sedang dilakukan," kata Frega dalam keterangannya, Senin (12/5).
Frega juga mengingatkan semua anggota TNI yang tengah melakukan investigasi untuk menjalankan prosedur dengan benar. Tidak boleh lagi ada kejadian seperti ini terulang.
"Selama investigasi akan terus memedomani prosedur keamanan yang berlaku," tambah dia.
Di sisi lain, Frega atas nama Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsuddin, menyampaikan duka atas kejadian ini.
"Terkait insiden ledakan saat pemusnahan amunisi di Garut hari ini, Menhan RI turut berduka cita yang mendalam atas meninggalnya beberapa prajurit TNI dan warga sipil," ucap dia.
Berikut data 11 korban tewas:
Anggot TNI
1. Kolonel Cpl Antonius Hermawan, ST., MM.
2. Mayor Cpl Anda Rohanda
Warga Sipil
01 April 2020
1. Agus Bin Kasmin
2. Ipan Bin Obur
3. Anwar Bin Inon
4. Iyus Ibing Bin Inon
5. Iyus Rizal Bin Saepuloh
6. Toto
7. Dadang
8. Rustiawan
