Kemlu: 4 ABK WNI Jadi Korban Pembajakan di Somalia, Kondisinya Baik

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Direktur PWNI Kemlu RI, Heni Hamidah dalam press briefing di Kantor Kemlu, Jakpus, Kamis (30/4/2026). Foto: Firda Brillianti/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Direktur PWNI Kemlu RI, Heni Hamidah dalam press briefing di Kantor Kemlu, Jakpus, Kamis (30/4/2026). Foto: Firda Brillianti/kumparan

Kementerian Luar Negeri RI menyampaikan ada 4 anak buah kapal (ABK) WNI yang turut berada di dalam Kapal MT Honour 25 yang dibajak di perairan sekitar Hafru Somalia pada 22 April lalu.

Direktur Pelindungan WNI, Heni Hamidah, menyebut kondisi 4 ABK WNI itu dalam kondisi baik.

"Berdasarkan informasi terakhir yang diperoleh oleh KBRI Nairobi dari otoritas di Somalia, sejauh ini para ABK WNI yang berada pada kapal tersebut dalam kondisi baik," kata Heni saat jumpa pers di Gedung Kemlu, Jakarta, Kamis (30/4).

Selain 4 ABK WNI, di dalam kapal tersebut ada 10 ABK Pakistan, dan 1 ABK India dan Myanmar.

"Upaya saat ini difokuskan pada tindak lanjut penanganan yang melibatkan otoritas pemerintah tempat, tokoh masyarakat, serta pelaku usaha terkait," ujarnya.

Heni menyebut, upaya penanganan masih terus berlangsung melalui koordinasi otoritas pemerintah tempat, tokoh masyarakat, serta pelaku usaha terkait dengan tetap mengedepankan keselamatan para ABK WNI.

"Nah, tentunya terkait hal ini kami mohon kepada rekan-rekan media untuk dapat mengelola pemerintahan ini secara bijak, karena memang prosesnya masih berlangsung agar tidak mempengaruhi penanganan yang sedang dilakukan," kata dia.