Kemlu Akan Pulangkan Nelayan WNI yang Terdampar di Samudera Hindia
·waktu baca 2 menit

Kemlu RI akan memulangkan belasan WNI yang terdampar di pulau terpencil di Samudra Hindia. Mereka diselamatkan oleh otoritas Australia.
Direktur Perlindungan WNI Kemlu, Judha Nugraha, mengatakan hasil pemeriksaan para WNI telah usai. Mereka akan segera diberangkatkan ke Darwin sebelum dibantu pemulangan ke Indonesia.
"Para nelayan tersebut telah menjalani pemeriksaan kesehatan di rumah sakit Broome dan dinyatakan sehat. Mereka dijadwalkan akan tiba di Darwin pada hari ini, Rabu, 19 April 2023," kata Judha dalam keterangannya, Rabu (19/4).
"Konsulat RI Darwin telah meminta akses untuk menemui para nelayan dan memberikan bantuan yang diperlukan. Konsulat RI juga akan memfasilitasi proses repatriasi para nelayan ke Indonesia. Berdasarkan koordinasi dengan instansi di Indonesia, para nelayan berasal dari Rote Ndao," papar dia.
Atas nama Pemerintah RI Judha menyampaikan terima kasih kepada pihak Australia. Sebab, mereka sudah membantu upaya penyelamatan para nelayan WNI.
"Pemerintah Indonesia menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Australia khususnya kepada AMSA, ABF dan AFMA yang telah membantu menyelamatkan para nelayan Indonesia," sambung dia.
Ke-11 nelayan WNI itu terdampar di Pulau Bedwell akibat hantaman badai. Masih ada delapan nelayan WNI yang sampai kini belum ditemukan.
Judha memastikan koordinasi dengan pihak-pihak di Negeri Kanguru terkait kelanjutan operasi pencarian sudah dilakukan.
"(Pencarian lanjutan) masih terus kita koordinasikan dengan ABF, AMSA dan AFMA," kata Judha.
