Kemlu: Kami Berikan Akses Informasi untuk Penyelidikan Kematian Arya Daru

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) menegaskan mereka telah berkomitmen penuh untuk mendukung proses penyelidikan kasus wafatnya diplomat Arya Daru Pangayunan sejak awal.
Dalam pernyataan resmi yang dirilis pada Rabu (30/7), Kemlu menyebut telah memberikan akses penuh serta bekerja sama dengan berbagai pihak agar kasus ini bisa terungkap secara jelas.
“Sejak awal proses penyelidikan, Kemlu telah bekerja sama dan berkomunikasi dengan keluarga, penyelidik polisi, maupun pihak terkait lainnya untuk mengungkap kasus ini secara terang-benderang,” tulis pernyataan resmi tersebut.
Bahkan, Kemlu juga menegaskan telah memfasilitasi seluruh kebutuhan penyelidikan yang dilakukan kepolisian dalam menangani kasus ini.
“Kemlu memberikan dukungan penuh dan akses terhadap seluruh informasi dan berbagai hal terkait lain kepada keluarga, penyelidik, dan para ahli, termasuk Komnas HAM. Kemlu juga memfasilitasi pengumpulan seluruh keterangan dan alat bukti yang diperlukan oleh kepolisian,” lanjut pernyataan itu.
Kemlu mengaku mengikuti dengan saksama ketika kepolisian menyampaikan hasil penyelidikan. Atas itu mereka mengapresiasi kinerja Polda Metro Jaya dan para ahli dalam proses penyelidikan.
“Kemlu menyampaikan apresiasi atas upaya yang telah dilakukan oleh tim penyelidik Polda Metro Jaya dan para ahli yang dilibatkan selama pelaksanaan penyelidikan. Kemlu juga menghargai atensi serta berbagai masukan yang telah disampaikan oleh semua pihak terkait dengan wafatnya Sdr. ADP,” kata Kemlu.
Kemlu pun menegaskan pihaknya selalu bersama keluarga mendiang Arya. Begitupun menyampaikan terima kasih atas seluruh pihak yang mendukung keluarga korban.
“Kemlu berada bersama-sama istri dan dua anak Alm beserta keluarga besar Alm dalam menghadapi masa-masa sulit ini. Bapak Menlu RI telah mengunjungi rumah duka di Yogyakarta untuk memberikan belasungkawa dan dukungan moril,” tulis pernyataan tersebut.
Meski demikian, kepergian Arya yang dikenal sebagai sosok yang berdedikasi tinggi di lingkungan Kemlu, telah meninggalkan luka yang mendalam.
“Kepergian almarhum ADP meninggalkan duka mendalam bagi Kemlu. Almarhum dikenal sebagai pribadi yang baik dan ramah, rekan kerja yang berdedikasi, serta senior yang mengayomi,” tulis Kemlu.
