Kemlu: Ketum PBNU dan Muhammadiyah Dampingi Menlu dan Ketua MPR ke Iran

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Juru Bicara Kemlu RI, Yvonne Mewengkang, saat press briefing di Ruang Palapa Kemlu RI, Jakarta, Kamis (9/7/2026). Foto: Firda Brillianti/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Juru Bicara Kemlu RI, Yvonne Mewengkang, saat press briefing di Ruang Palapa Kemlu RI, Jakarta, Kamis (9/7/2026). Foto: Firda Brillianti/kumparan

Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) dan Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir akan mendampingi Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Sugiono serta Ketua MPR Ahmad Muzani dalam kunjungan resmi ke Iran.

Delegasi Indonesia dijadwalkan menghadiri rangkaian penghormatan bagi mendiang Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, di kota Mashhad, sekaligus menggelar pertemuan bilateral dengan pemerintah Iran.

Hal itu disampaikan Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI, Yvonne Mewengkang, pada press briefing di kantor Kemlu RI, Jakarta, Kamis (9/7).

"Dalam kunjungan ini juga akan turut serta dari PBNU dan juga Muhammadiyah bersama-sama dengan Pak Menlu RI dan Ketua MPR," kata Yvonne.

Flight Tetap Sesuai Jadwal

Yvonne memastikan keberangkatan delegasi Indonesia tetap berjalan sesuai jadwal meski sebagian wilayah udara Iran masih ditutup akibat situasi keamanan di kawasan.

"Sampai saat ini yang dapat kami sampaikan bahwa kunjungan Menlu RI ke Iran on schedule. Beliau akan berangkat malam ini," ujarnya.

Ia menambahkan Kemlu terus berkoordinasi dengan KBRI di Teheran, termasuk Duta Besar RI untuk Iran, Rolliansyah Soemirat atau akrab disapa Roy, guna memantau perkembangan situasi di lapangan.

"Sampai saat ini kami in close contact dengan Dubes kita Pak Roy di Teheran dan sejauh ini sebagaimana saya sampaikan perjalanan Menlu RI ke Iran on schedule," jelasnya.

Ada Agenda Pertemuan Bilateral

Selain menghadiri penghormatan bagi Ali Khamenei, Menlu Sugiono dijadwalkan menggelar pertemuan bilateral dengan Menlu Iran pada Jumat (10/7) guna memperkuat hubungan kedua negara.

"Pertemuan bilateral antara Menteri Luar Negeri Republik Indonesia dengan Menlu Iran diharapkan semakin memperkuat hubungan bilateral Indonesia-Iran, memperdalam kerja sama di berbagai bidang prioritas tentunya, serta mempercepat koordinasi kedua negara dalam menghadapi berbagai tantangan regional dan juga global," kata Yvonne.

Sementara itu, Ketua MPR Ahmad Muzani akan bertemu Ketua Parlemen Iran untuk memperkuat kerja sama antarlembaga legislatif kedua negara.

Menlu Sugiono di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Kamis (2/4/2026). Foto: Zamachsyari/kumparan

Menanggapi pertanyaan mengenai keikutsertaan Ketua MPR, PBNU, dan Muhammadiyah dalam delegasi Indonesia, Yvonne menegaskan rombongan tersebut mewakili bangsa Indonesia.

"Yang dapat saya sampaikan adalah ini perwakilan bangsa Indonesia mengunjungi negara sahabat," ujarnya.

"Dan ini semakin mencerminkan eratnya hubungan kedua negara yaitu Indonesia dan Iran dan kembali lagi menegaskan konsistensi prinsip politik luar negeri kita yang bebas aktif," tambah Yvonne.

Usai pertemuan bilateral dengan Iran, Sugiono akan melanjutkan agenda ke Bangkok untuk menghadiri pertemuan informal para Menteri Luar Negeri ASEAN yang membahas perkembangan situasi di Myanmar pada Minggu (12/7) mendatang.