Kemlu Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana Sumatera

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Menteri Luar Negeri Sugiono menyalurkan bantuan untuk korban bencana banjir dan longsor Sumatera di Gedung Palapa, Kemlu pada Jumat (5/12/2025). 
 Foto: Luthfi Humam/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Menteri Luar Negeri Sugiono menyalurkan bantuan untuk korban bencana banjir dan longsor Sumatera di Gedung Palapa, Kemlu pada Jumat (5/12/2025). Foto: Luthfi Humam/kumparan

Diplomat hingga pegawai Kementerian Luar Negeri (Kemlu) menghimpun bantuan untuk korban bencana Sumatera. Bantuan dikumpulkan dari mereka yang bertugas di seluruh dunia.

“Saya yakin ini juga merupakan bentuk dari solidaritas seluruh rekan-rekan diplomat di seluruh penjuru dunia untuk bisa juga memberikan bantuan kepada saudara-saudara kita yang ada di provinsi-provinsi yang terdampak,” kata Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono di Gedung Palapa Kemlu, Jakarta, Jumat (5/12).

Sugiono mengatakan hal ini sesuai instruksi Presiden Prabowo Subianto agar semua pihak saling bahu membahu untuk membantu penanganan pasca terjadinya bencana tersebut.

“Dan saya kira dengan upaya bersama, saling bahu-membahu, saling tolong-menolong di antara kita, upaya-upaya mengatasi situasi bencana ini bisa berjalan dengan baik,” tuturnya.

Bantuan yang terdiri dari sejumlah makanan cepat saji, vitamin, susu, dan juga pakaian itu langsung diterima oleh Deputi Bidang Sistem dan Strategi BNPB, Raditya Jati. Bantuan langsung dibawa ke posko bencana di Lanud Halim Perdanakusuma untuk didistribusikan via jalur udara.

Menteri Luar Negeri Sugiono menyalurkan bantuan untuk korban bencana banjir dan longsor Sumatera di Gedung Palapa, Kemlu pada Jumat (5/12/2025). Foto: Luthfi Humam/kumparan

“Kami menyampaikan apresiasi, terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Kementerian Luar Negeri, kepada Diplomat Peduli 2025 terhadap bencana,” kata Raditya di lokasi yang sama.

Ia menyebutkan, bantuan terus dikirimkan hingga para korban bencana benar-benar pulih. Menurutnya, semua pihak harus turun tangan untuk pemulihan cepat wilayah yang terdampak.

“Kami juga tidak bisa bekerja sendiri, seperti disampaikan Pak Menteri tadi, TNI, Polri, unsur masyarakat, dan semua kementerian/lembaga semuanya all out untuk mengatasi bencana ini di Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan lain sebagainya,” ujarnya.

“Tentunya ini adalah tahapan yang belum bisa dikatakan akhir, kami terus membuka (bantuan) karena ke depan pastinya kita akan melakukan tahapan-tahapan seperti rehabilitasi, rekonstruksi, dan seterusnya yang tentunya masyarakat yang kehilangan kehidupannya perlu pemulihan,” sambung dia.