Kemlu: WNI yang Meninggal di Malaysia Bukan Jamaah Tablig

1 April 2020 17:17 WIB
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Sejumlah turis mengenakan masker berjalan di depan masjid di Kuala Lumpur, Malaysia, Senin (16/3). Foto: REUTERS/Lim Huey Teng
zoom-in-whitePerbesar
Sejumlah turis mengenakan masker berjalan di depan masjid di Kuala Lumpur, Malaysia, Senin (16/3). Foto: REUTERS/Lim Huey Teng
ADVERTISEMENT
Kementerian Luar Negeri memastikan WNI yang meninggal dunia karena virus corona di Malaysia, bukan Jamaah Tablig.
ADVERTISEMENT
Tablig Akbar di Masjdi Seri Petaling pada akhir Februari lalu merupakan salah salah satu klaster penyebaran corona di di Negeri Jiran. Acara tersebut turut diikuti ratusan WNI.
Sejumlah WNI yang terinfeksi corona di Malaysia tertular ketika mengikuti tablig akbar. Terkait kematian seorang WNI di Malaysia, Kemlu memastikan bahwa korban berasal dari klaster berbeda.
Penumpang menggunakan masker saat tiba di Bandara Internasional Kuala Lumpur, Malaysia. Foto: REUTERS / Lim Huey Teng
"Sudah dikonfirmasi bahwa yang bersangkutan tidak terkait dengan Jemaah Tablig tapi seseorang yang bekerja di Kuching," ucap pelaksana tugas juru bicara Kemlu, Teuku Faizasyah dalam konferensi pers virtual.
Faizasyah mengatakan, jenazah WNI tidak dibawa kembali ke Indonesia dan telah dikebumikan di Selangor, Malaysia.
"Jenazah sudah dimakamkan di Selangor, Malaysia, dan tidak dipulangkan di Tanah Air. Ini sudah atas izin dan kesediaan keluarga yang bersangkutan," sebut dia.
ADVERTISEMENT
*****
kumparanDerma membuka campaign crowdfunding untuk bantu pencegahan penyebaran corona virus. Yuk, bantu donasi sekarang!