Kemunculan Terawan di Pengumuman Panduan Penyelenggaran Pendidikan saat Pandemi

15 Juni 2020 17:52 WIB
Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto  di kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (11/6). Foto: Aditya Pradana Putra/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto di kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (11/6). Foto: Aditya Pradana Putra/ANTARA FOTO
ADVERTISEMENT
Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto kembali muncul di hadapan publik, Senin (15/6). Setelah lama absen, ia tampak turut serta di jumpa pers terkait panduan penyelenggaraan pembelajaran di masa pandemi virus corona.
ADVERTISEMENT
Dalam jumpa pers itu, Terawan membicarakan pihaknya bersama kementerian lain sudah menghasilkan protokol untuk pembukaan sekolah.
"Kemenkes bersama dengan kementerian lain sudah membuahkan protokol-protokol, dan khususnya bersama Mendikbud dan Menag, kami secara teknis dan konsultatif sudah buat protokolnya," ungkap Terawan dalam jumpa pers virtual.
Menteri Kesehatan RI Terawan Agus Putranto saat forum pimpinan Redaksi terkait isu aktual di Hotel Borobudur, Jakarta, Selasa (3/3). Foto: Irfan Adi Saputra/kumparan
Dia mengatakan, untuk mengantisipasi hal buruk, Kemenkes telah menyiapkan sarana dan prasarana. Di antaranya adalah menyiapkan Puskesmas untuk ikut memantau kegiatan di sekolah serta sosialisasi pencegahan COVID-19.
"Akan kami lakukan terus menerus dan mudah-mudahan prioritas kesehatan dan keselamatan para murid bisa berjalan dengan baik, kegiatan belajar mengajar bisa lancar. Itu yang bisa kami lakukan dan kami akan support, dan dukung apa yang sudah dicanangkan Kemendikbud dan Kemenag," ucapnya.
ADVERTISEMENT
Selama masa penanganan corona ini, sosok Terawan memang jarang sekali tampak di hadapan publik. Terakhir kali, ia muncul di rapat kerja dengan Komisi IX DPR di kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (11/6).
Rapat itu juga diikuti Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy. Rapat membahas penanggulangan defisit dana jaminan sosial BPJS Kesehatan dan perbaikan tata kelola sistem layanan kesehatan.
(Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona)
*****
Yuk! bantu donasi atasi dampak corona.