kumparan
6 Agustus 2019 14:12

Kenangan Terakhir Jokowi Dihadiahi Serban dan Diimami Mbah Moen

Mbah Moen, KH Maimoen Zoebair (NOT COVER)
KH Maimoen Zoebair atau Mbah Moen (kanan) berjabat tangan dengan Joko Widodo (kiri) di Pondok Pesantren Al Anwar, Karangmangu, Sarang, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah. Foto: TARA FOTO/ARSIP/Widodo S. Jusuf
Presiden Jokowi berduka atas meninggalnya KH Maimoen Zubair atau Mbah Moen di Makkah pagi ini. Ia kemudian membagikan sebuah kenangannya tentang pemimpin Pondok Pesantren Al-Anwar, Sarang, Rembang, itu.
ADVERTISEMENT
"Saya masih menyimpan serban hijau ini. Serban yang dikalungkan sendiri oleh Kiai Haji Maimun Zubair," kata Jokowi di akun Instagram pribadinya, Selasa (6/8). Serban itu diberikan Mbah Moen beberapa saat sebelum Jokowi berpidato di kampanye akbar Pilpres 2019 di GBK pada tanggal 13 April.
Jokowi mengingat, sudah dua kali dia berkunjung ke kediaman Mbah Moen di Pondok Pesantren Al-Anwar di Sarang. Dua kali juga Jokowi diajak ke kamar sesepuh PPP itu.
"Terakhir, kami salat Maghrib berjemaah di kamar itu. Beliau yang jadi imamnya," ungkapnya.
Ia merasa sangat kehilangan sosok Mbah Moen. Menurut Jokowi, meninggalnya Mbah Moen juga pasti menjadi duka seluruh rakyat Indonesia tanpa terkecuali.
"Semasa hidupnya yang panjang, Mbah Moen begitu karismatik, selalu jadi rujukan bagi umat Islam terutama dalam soal-soal fikih. Juga kegigihan almarhum dalam menyampaikan masalah "NKRI harga mati"," ungkapnya.
ADVERTISEMENT
Terakhir, atas nama keluarga dan rakyat Indonesia, Jokowi menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya Mbah Moen.
"Semoga Allah SWT memberinya tempat yang lapang di sisi-Nya, dan segenap keluarga yang ditinggalkan kiranya diberi kekuatan dan kesabaran. Amin Ya Rabbal Alamin," tutupnya.
Mbah Moen meninggal dunia di usia 90 tahun di Makkah dalam rangka menjalankan ibadah haji. Ia akan dimakamkan di Tanah Suci.
Loading Instagram...
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan