Kendala Pembongkaran Pagar Laut Tangerang: Sudah Tertancap Dalam, Laut Dangkal
·waktu baca 1 menit

Kepala Dinas Penerangan TNI AL (Kadispenal), Laksma Wira Hady, mengungkap kendala yang ditemui saat pembongkaran pagar laut Tangerang, Banten.
Katanya, bambu-bambu yang menjadi pagar sudah tertancap selama berbulan-bulan dan berada sedalam 1,5-2 meter ke dalam dasar laut.
“Karena ini kondisinya memang sudah berapa bulan, jadi kesulitannya ada. Untuk tiang-tiang ini 1,5 meter sampai mau 2 meter nancep,” ujarnya di Pos TNI AL Tanjung Pasir, Kabupaten Tangerang, Banten pada Sabtu (18/1).
Pembongkaran yang dilakukan Pangkalan Utama TNI AL (Lantamal) III Jakarta dan masyarakat lokal ini dilakukan dengan cara menarik bambu menggunakan kapal nelayan dan memakai seutas tali. Ternyata, metode itu dilakukan karena kendala kedua.
“Yang kedua [lautnya] dangkal. Jadi sarana penariknya juga tidak bisa yang penarik besar. Cukup dengan itu,” ujar Wira.
Pembongkaran sudah dilakukan dengan puluhan kapal nelayan sejak pukul 09.00 WIB pagi tadi. Hingga pukul 12.58 WIB, pembongkaran masih dilakukan.
Targetnya, sepanjang 2 km dapat dirobohkan pada hari ini. Adapun pagar itu terbentang sejauh 30,16 km panjangnya.
