Kepala Balita Nyangkut di Pagar Makam Kompleks Sunan Kudus, Orang Tua Panik

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kepala balita terjepit di pagar kompleks Makam Sunan Kudus, Jateng. Foto: M Nufail Syafii
zoom-in-whitePerbesar
Kepala balita terjepit di pagar kompleks Makam Sunan Kudus, Jateng. Foto: M Nufail Syafii

Video yang memperlihatkan bagian kepala balita perempuan berinisial G (2) tersangkut di pagar sebuah makam ramai di media sosial. Peristiwa itu terjadi di sebuah Kompleks Makam Sunan Kudus, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah.

Narasi yang beredar di media sosial menyampaikan kejadian itu berada di kawasan makam Sunan Muria, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. Namun, hal ini diluruskan oleh ayah dari anak yang bagian kepalanya nyangkut di pagar makam.

Ayah dari G, M Nufail Syafii (28) membenarkan video tersebut memang putrinya. Ia menjelaskan, kejadian berada di kawasan kompleks Sunan Kudus.

"Kejadiannya yang benar di Kompleks Makam Sunan Kudus. Kalau info yang beredar di Kompleks Makam Sunan Muria tidak benar. Saya juga tidak dimintai konfirmasi," katanya saat dihubungi kumparan, Rabu (26/8).

Seorang anak bagian kepalanya tersangkut di pagar area kompleks Makam Sunan Kudus, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Minggu (23/8/2026). Foto: Dok. M Nufail Syafii

M Nufail menceritakan, peristiwa itu terjadi saat dirinya bersama keluarga dan rombongan sedang berziarah ke kompleks makam Sunan Kudus pada Minggu (23/8) pukul 10.00 WIB. Kejadian bermula ketika putrinya itu sedang berlarian di area makam.

"Ketika sedang berziarah, anak saya memang sedang berlarian. Tiba-tiba posisinya sudah masuk di dalam pagar besi itu. Kemudian anak saya minta tolong ke ibunya," terangnya.

Ia menjelaskan, pada video tersebut anak menggunakan pakaian bewarna hitam merupakan putrinya. Sedangkan perempuan yang memakai baju berwarna putih merupakan istrinya. M Nufail pada video menggunakan baju berwarna hitam.

"Saya yang memakai baju warna hitam dan sedang berusaha memberikan pertolongan ke anak saya. Kejadiannya berlangsung sekitar lima menit. Kebetulan anaknya tidak menangis," jelasnya.

Meski putrinya itu tak menangis, M Nufail mengaku sempat panik melihat kejadian tersebut. Apalagi posisi bagian kepala anaknya itu nyangkut di pagar.

"Saya kira kepalanya yang masuk ke dalam. Makanya kami fokus ke kepala anak saya. Ternyata hanya badannya saja yang masuk, posisi kepala di luar pagar," imbuhnya.

Terpisah, Ketua Dewan Pembina Yayasan Masjid dan Makam Sunan Muria, Mastur menjelaskan, video tersebut tidak terjadi di kawasan Makam Sunan Muria sebab bentuk pagarnya berbeda.

"Bentuk pagar seperti itu tidak ada di Kompleks Makam Sunan Muria. Sejauh ini juga belum ada informasi soal anak-anak yang terjepit di pagar," katanya saat dikonfirmasi kumparan, Rabu (26/8).

Pihaknya mengimbau agar orang tua mengawasi putra-putrinya selama berziarah. Hal itu penting agar anak-anak tetap aman selama berada di lokasi ziarah.

"Kami selalu mengimbau kepada orang tua untuk selalu menjaga anak-anak selama berziarah. Termasuk menjaga barang berharga masing-masing," terangnya.