Kepala Bappenas Suharso Monoarfa Lapor Kekayaan ke KPK Rp 84 Juta

PPP masih mendapat jatah posisi menteri di Kabinet Indonesia Maju.
Pada periode 2014-2019, PPP diwakili Lukman Hakim Saifuddin yang menjabat Menteri Agama. Kini di periode 2019-2024, Plt Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa yang dipercaya Jokowi menjadi Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas.
Sebelum menjabat Kepala Bappenas, Suharso duduk sebagai salah satu anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres).
Namun jabatan itu ia lepas ketika dipercaya sebagai Plt Ketum PPP. Ia memimpin partai berlambang Kakbah itu lantaran Ketum yang kala itu menjabat, Romahurmuziy, terjerat kasus korupsi di KPK.
Saat menjabat anggota Wantimpres, Suharso melaporkan harta kekayaannya (LHKPN) ke KPK. Tercatat ia terakhir melapor pada 14 Maret 2019.
Dalam LHKPN tersebut, harta kekayaan Suharso tercatat hanya berupa kas dan setara kas senilai Rp 84.279.899.
Laporan itu pun telah diberi catatan lengkap oleh KPK berdasarkan hasil verifikasi tanggal 15 Juli 2019.
Namun sebelum laporan pada 14 Maret 2019, Suharso tercatat sudah tiga kali lapor LHKPN ke KPK. Pertama pada 29 Desember 2003 dengan harta sebesar Rp 3.235.780.150.
Laporan kedua ketika Suharso menjabat anggota DPR 2009-2014 pada 2 Juli 2007 dengan kekayaan Rp 3.760.470.150.
Ketiga ia lapor pada 23 November 2009 dalam posisi sebagai Menteri Perumahan Rakyat. Saat itu tercatat Suharso melaporkan kekayaannya senilai Rp 13.398.378.022.

